•   Selasa, 21 Januari 2020
BUMN

Erick Nilai Bisnis Sarinah Ketinggalan Jaman

( words)

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –PT Sarinah (Persero) yang merupakan BUMN terkemuka di Indonesia terkenal akan toko ritelnya mendapat kritik dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru Erick Thohir. Menurut Erick, bisnis model PT Sarinah sudah ketinggalan jaman. “Paling mudah Sarinah contohnya. Di era e-commerce, kita masih jual ritel seperti old days.

Ya enggak bisa,” ujar Erick di kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019) malam. Erick menginginkan bisnis model Sarinah diubah. Dia menginginkan Sarinah dapat berkolaborasi dengan perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia. “Mungkin kita bisa kerja sama dengan e-commerce yang sudah gede seperti Tokopedia. Sarinah (bisa) menjadi titik distribusi bersama Pos Indonesia,” kata Erick.

Menurut Erick, Sarinah tidak perlu ikut-ikutan membuat perusahaan e-commerce. Jika hal itu dilakukan, tentu saja Sarinah pasti kalah dengan perusahaan e-commerce yang lebih dahulu muncul. “Ngapain kita sok bikin seperti Tokopedia, ya pasti kalah. Tapi kan Tokopedia perlu Gudang, nah gudangnya disediakan BUMN saja,” ucap Erick.

Berita Populer