•   Kamis, 2 April 2020
Pendidikan

Libur Sekolah, Guru di Jatim Tetap Harus Masuk Kerja

( words)

Jember- Surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentang guru diwajibkan masuk saat hari libur, edaran tersebut berlaku bagi guru SMA/SMK di Jawa Timur termasuk Jember. Sehingga persiapan tahun ajaran baru 2019/2020 berlangsung maksimal. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember Lumajang Lutfi Isa Anshori mengatakan, surat edaran yang ditujukan kepada guru PNS SMK dan SMA sudah sesuai aturan. “Sebab, dalam aturan permendikbud guru diwajibkan mengajar minimal 24 jam dalam 1 minggu dan ASN di haruskan masuk minimal 40 jam per minggu.” Kata Lutfi, Kamis (4/7/2019). Dengan aturan tersebut, pihaknya meminta guru harus mempersiapkan modul belajar siswa lebih matang disaat masa libur sekolah dan itu kewajibannya.

“Guru masih bisa berlibur menurutnya, harus mengajukan cuti sesuai aturan ASN maksimal 12 hari selama satu tahun. Maka, guru-guru diharapkan untuk selalu mematuhi aturan tersebut.” Tegas Lutfi. Sementara itu pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jember sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan PGRI Jawa Timur untuk mendesak adanya revisi kebijakan yang dikeluarkan tersebut. Ketua PGRI Jember Supriono mengatakan, keluhan banyak berdatangan dengan adanya aturan baru tersebut, padahal sekolah saat ini sedang libur dan hanya melakukan PPDB saja. “Petugas PPDB sendiri telah ditunjuk oleh sekolah dan guru-guru bisa pulang setelah melakukan absen.

Ia menerangkan, guru-guru khawatir dengan jika tidak hadir nantinya akan mendapatkan sanksi.” Kata Supriono. Sebelumnya juga terdapat satu guru yang diperiksa pihak inspektorat karena tidak melakukan absen, tetapi akhirnya bisa dibebaskan dari sanksi karena sedang mendampingi siswanya untuk ikut perlombaan di luar kota. “Seharusnya aturan yang dibuat tersebut tidak bisa disamakan dengan PNS lainnya, pasalnya guru memiliki tanggungjawab yang berbeda,” pungkasnya.(Koes).

Berita Populer