tumblr visitor
menu.jpg
 
Listing Saham Perdana Bank Jatim

JAKARTA - Hanya dalam tempo satu jam pertama, sejak listed dengan penawarkan saham Rp 430 per lembar, harga saham Bank BPD Jatim langsung meroket hingga 40 poin (9,3 persen) ke level Rp 470/lembar saham . Ini setelah Bank BPD Jatim resmi menjadi perusahaan terbuka dengan tercatat sebagai anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) dan melantai dengan kode efek BJTM.

Ihwal itu disaksikan langsung Gubernur Jawa Timur Soekarwo, kala melakukan listing saham perdana Bank Jatim pada upacara pembukaan perdagangan di Gedung Bursa Efek, Jakarta, Kamis (12/7/2012). Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo - demikian Soekarwo disapa - mengatakan pencatatan saham ini merupakan tantangan buat Bank Jatim. Kendati demikian dirinya optimis pasar saham ini akan mampu mendorong pertumbuhan UMKM yang memang Jawa Timur mengalami perkembangan yang luar biasa.

Masih kata Pakde Karwo, Bank Jatim mempercayakan penjamin pelaksana emisi penawaran saham tersebut adalah PT Bahana Securities dan PT Mandiri Sekuritas. Karena tingginya minat investor, Bank Jatim sempat mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak enam kali dari porsi pooling.
“Bank Jatim menargetkan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp 1,28 triliun dari penawaran saham perdana itu. Dana itu akan digunakan sebesar Rp 1,024 triliun atau 80% untuk ekspansi kredit khususnya bagi UMKM, Rp 128 miliar atau 10 persen untuk perluasan jaringan, dan Rp 128 miliar atau 10%untuk pengembangan teknologi informasi,” tambah Pakde Karwo kepada wartawan usai listing perdana tersebut.

Selain itu, kapitalisasi pasar yang dicatatkan sebesar Rp 6,35 triliun. Demikian seperti dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/7). Dalam masa penawaran umum mencapai permintaan 3,73 miliar saham dengan jumlah pemesan sebesar 4.411 pihak. Pemegang saham menjadi 4.381 pihak lewat penawaran umum saham perdana.

Sementara pemegang saham publik sekitar 17,87% setelah penawaran umum saham perdana, program ESA dan MESOP. Untuk rata-rata PER industri sebesar 10,86 kali dan rata-rata PBV sebesar 1,83 kali pada 11 Juli 2012.(arf)

Berita lainnya
NIM 2 Persen, Aset Bank UMKM Tembu...
Harga Rumah Kelas Menengah Naik
Pakai Harga NJOP, Pengusaha Proper...
Sahid Group Sediakan Dana Rp 1 T
Periksa Status Tanah Sebelum Membe...
XL Raih Best Mobile Data Service A...
22 Bank Dilibatkan dalam Program K...
Pengembang Tak Tertarik Garap Ruma...
Periksa Status Tanah Sebelum Membe...
Double Airbag, Teknologi Baru New ...
Puspa Agro – IKA ITS Kembangkan ...
KPR Menghambat Bisnis Properti Ind...
Jepang Tertarik Pasar Properti Ind...
Fokus Di Properti, PT.Adhi Karya G...
Lengkapi Air Bag, New Xenia Perkua...
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com