Permohonan Jadwal Muscab PD Ditolak
|
| Kamis, 9 Agustus 2012 | 03:47 WIB |
|
|
|
SURABAYA - DPD Partai Demokrat Jatim memastikan menolak permohonan pengunduran jadwal muscab yang diajukan oleh DPC Partai Demokrat Kota Surabaya. artinya, muscab harus tetap terselenggara pada tanggal 14 Agustus 2012 sebagaimana perintah dari DPD PD Jatim.
Ini ditegaskan oleh ketua divisi pembinaan organisasi DPD Partai Demokrat Jawa Timur Hartoyo saat dihubungi melalui telepon selulernya. Hartoyo menjelaskan, DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sudah mengajukan permohonan pengunduran jadwal Muscab sebanyak 2 kali, oleh sebab itu untuk permohonan saat ini DPD pasti menolak surat yang diajukan. “Surat dari DPC sudah saya terima, dan saya pastikan ditolak,” ujarnya.
Dengan ditolaknya surat dari DPC, pihaknya memerintahkan agar pelaksanaan Muscab tetap sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh DPD. “Konsentrasi DPD tidak hanya di Muscab Surabaya, masih banyak yang dipikirkan,” tegasnya.
Sementara itu Agus Susmianto ketua PAC Partai Demokrat Tambak Sari mengatakan pihaknya keberatan dengan langkah DPC PD Surabaya yang mengajukan penundaan pelaksanaan Muscab, karena selama ini pihaknya menunggu jadwal pelaksanaan dari DPD. “Lho ini DPD sudah tetapkan jadwal, kok malah minta mundur, ada apa?” ungkapnya heran.
Masih menurut Agus, sebagian besar PAC menilai keputusan DPC merupakan keputusan personal bukan merupakan keputusan kelembagaan. “PAC-PAC ini pemilik suara dalam Muscab, tapi kita tidak pernah diajak ngobrol soal ini, “ jelasnya.
Oleh sebab itu, lanjut Agus, dirinya beserta ketua PAC yang lain terdiri dari Rungkut, Mulyorejo,Pabean Cantikan,Simokerto,Tenggilis Mejoyo,Kenjeran, Bulak, Semampir , Krembangan dan lain sebagainya berkirim surat ke ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo agar pelaksanaan Muscab tetap tanggal 14 Agustus sebagaimana yang diagendakan oleh DPD. “Sebanyak 21 PAC meminta Muscab tetap sesuai agenda, jangan dimundurkan, “ tukasnya.
Seperti diketahui, dalam berita sebelumnya ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Radityo Gambiro mengatakan, pihaknya berkirim surat ke DPD Partai Demokrat Jawa Timur untuk meminta penundaan pelaksanaan Muscab karena waktunya berdekatan dengan hari raya idul fitri. “Kita minta ditunda setelah lebaran, biar tidak menganggu kekhusukan silaturahim di hari raya idul fitri,” pungkasnya.(Ton)