tumblr visitor
menu.jpg
 
Juli, Penyerapan KUR Capai Rp 17 T

Surabaya - Penyerapan Kredit Usaha Rakyat tahun 2012 hingga 13 Juli mendekati Rp17 triliun dari total target Rp30 triliun,

"Lebih deailnya, dari data hingga 13 Juli penyerapannya senilai Rp16,894 triliun dengan total debitur yang menerima sebanyak 998.899," kata Deputi Pengembangan Usaha dan Restrukturisasi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Choirul Djamhari.
Menurutnya, nilai penyerapan tersebut sangat menggembirakan, dan Kemenkoperasi dan UKM akan berusaha merealisasikan sisa anggaran senilai Rp13 triliun lagi.

Dia yakin target penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2012 senilai Rp30 triliun akan tercapai karena melihat kondisi nasional yang sangat kondusif untuk mencapai tujuan itu.

Choirul mengatakan secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan 2009 hingga pertengahan tahun ini, total penyerapannya senilai Rp80,31 triliun dengan total debitur sebanyak 6.300.000 debitur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dia mengakui ada dua kendala dalam penyerapan KUR, yaitu dari sisi perbankan dan juga para debitur. Dari sisi perbankan dia menjelaskan masih terbatasnya jumlah sebaran bank di seluruh Indonesia dan ini berpengaruh pada pemberian pelayanan bagi debitur yang ingin mengajukan kredit.

Menurutnya, dengan letak geografis Indonesia yang memiliki pulau lebih dari 140.000, banyak bank memiliki keterbatasan sulit membuka cabang

"Selain itu, kita memantau petugas bank tidak semua mengerti benar aspek KUR dan juga sejumlah bank melakukan `outsourcing` sehingga belum menguasai hal itu, berakibat pada informasi yang diberikan kurang benar," ujarnya.

Choirul menjelaskan hambatan dari sisi debitur yaitu banyak dari mereka tinggal ditempat yang belum ada layanan bank. Selain itu, menurutnya banyak debitur yang datang ke bank dalam keadaan belum siap sebagai debitur, karena KUR diberikan pada usaha yang layak secara ekonomi dan "capable".

Untuk mengatasi kendala itu, menurutnya Kemenkoperasi dan UKM sudah mensosialisasikan mengenai KUR kepada masyarakat luas. Selain itu mendampingi dan membimbing masyarakat untuk mengisi formulir dan pembuatan proposal serta agar mengetahui seluk beluk kredit. "Kami menargetnya debitur sebanyak-banyaknya," ujarnya. sb

Berita lainnya
Beli MixCredit Bisa Pake Pulsa XL
BI Dorong Perbankan Alokasikan Kre...
Karya Cipta Adinugraha untuk Pelak...
Harga Properti Naik 30% Tiap Tahun
Isu BBM Bukan Penghambat Penjualan...
Malaysia Raup Rp 65 M dari Indones...
Atur Ketat Rumah di Atas Rp 1 Mili...
Pendapatan Telkom Dari Data Naik 2...
Pertamina Jamin Pasokan LPG 3 Kg A...
Situs Jogglo Usung Konsep Pasar On...
Pelaku Industri Dibekali Bimtek
Peluang Terbuka Lebar, Toyota Genj...
Naiknya Harga Apartemen Akibat Per...
Pemerintah Tak Punya Strategi Teka...
Service Charge Pasti Naik
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com