tumblr visitor
menu.jpg
 
Konsumsi Susu di Indonesia Masih Rendah di Asia
Gerakan Minum Susu

Nasional - Tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia masih minim. Bahkan dibandingkan negara Asia lainnya, Indonesia masih tertinggal atau menempati urutan keenam dari negara tetangga. Fakta tersebut cukup mencengangkan namun tidak pula mangagetkan.

Data tersebut diperoleh dari data Kementerian Pertanian (Kementan), tingkat konsumsi susu masyarakat di India per kapita tahun 2011 tercatat sebanyak 42,8 liter, Malaysia (22,1 liter), Thai­land (33,7 liter), Filipina (22,1 liter), Vietnam (12,1 liter) dan Indonesia (11,9 liter).

Pencanangan Hari Susu Nasional setiap 1 Juni, menurut Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Insti­tut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan, harus dijadikan momentum untuk meningkatkan konsumsi susu di Indonesia. Lebih lanjut ia menuturkan, jika penyebab rendahnya konsumsi susu dikarenakan rendahnya daya beli masyarakat untuk membeli susu karena dinilai cukup mahal.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2011 menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi susu orang Indonesia hanya dua sendok makan (sdm) per hari atau sekitar 42,44 mi­liliter (ml).

“Kondisi ini sangat miris dan harus segera dibenahi. Jika tidak, tingkat kesehatan masyarakat bisa terganggu, khususnya akan berdampak bagi pertumbuhan anak-anak,”. Sementara untuk tingkat konsumsi susu pada anak-anak, Ali melihat sudah mengalami peningkatan meskipun dalam hitungan tetes. ”Dari 15 tetes, sekarang sudah 30 tetes per hari dan itu peningkatan yang cukup baik,” katanya.

Ali mengatakan, lima tahun lalu konsumsi susu masyarakat Indonesia baru delapan liter per kapita per tahun. Konsumsi susu masyarakat Indonesia tahun lalu sudah tercatat sebesar 11,84 liter per kapita per tahun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pe­ngolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian Prof Zaenal Bachrudin menambahkan, faktor utama yang jadi penyebab rendahnya konsumsi susu adalah tingginya harga susu olahan, serta belum membudayanya kebiasaan minum susu di kalangan masyarakat.

Saat ini Kementerian Pertanian telah menyiapkan roadmap guna meningkatkan angka produksi yang minim, sehingga bisa memenuhi kebutuhan susu masyarakat Indonesia dengan menggalakan program swasembada susu. Caranya, dengan memperbaiki dan meningkatkan klaster sapi perah yang ada dalam meningkatkan produk­si susu.

Berita lainnya
Resmikan RSUD dan Klinik VCT Buat ...
Pencandu dan Pengguna Bisa Rehab d...
Dua Teladan Kesehatan Asal Gresik
Mahasiswa Peduli AIDS Sidoarjo Ter...
Banyak Pasien Terlantar di RSUD dr...
Ribuan Balita Ditimbang Serentak
Hati – hati Jajanan Sekolah Meng...
PNS Dinkes Jalani Tes Urine
Virus H7N9 Tidak Ditemukan, Tapi T...
Lambat Ditangani, Pasien Jampersal...
30 Persen Anak di Jatim Mengalami ...
Penderita HIV/AIDS Bertambah, KPA ...
Kartu Jamkesmas Lama Masih Bisa Di...
Pemkot Waspadai Penyebaran Flu Ung...
Beberapa Hal Tentang Ibu Hamil
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com