tumblr visitor
menu.jpg
 
Khawatir Tak Dapat Stan, Pedagang Kunjungi Walikota

SURABAYA – Sebanyak 12 perwakilan pedagang Pasar Turi korban kebakaran lima tahun silam, kemarin mendatangi kantor Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Mereka ingin menyampaikan uneg-unegnya terkait pedagang yang belum mendapatkan stan di Pasar Turi baru yang sudah mulai dibangun kembali.

Wakil Ketua Tim Pemulihan Paska Kebakaran (TPPK) Pasar Turi, Juniadi Ali Sadikin yang lebih akrab dipangil Kho Ping mengatakan pihaknya ingin bertemu walikota dengan harapan pedagang yang belum ikut undian stan, bisa segera mendapatkan kepastian. “Kami berharap segera ada kejelasan bagi pedagang yang belum mengikuti undian, dapat stan nomor berapa dan di lantai berapa. Kalau administrasinya menyusul ndak masalah, yang penting kita bisa tenang dulu karena sudah ada kejelasan,” tegas Kho Ping saat ditemui di ruangan tengah Balai Kota, Senin (23/7) siang.

Pedagang lama Pasar Turi yang belum ikut undian stan kini dilanda keresahan tingkat tinggi. Ini menyusul adanya rencana PT Gala Megah Investment (GMI) selaku investor yang akan melakukan launching stan bagi pedagang baru pada 30 Juli nanti. Sebab, jika launching dilakukan, mereka khawatir justru tidak akan mendapatkan stan sesuai jatah untuk pedagang lama yakni di lower ground, ground, lantai I dan lantai II.

“Kalau launching kan stan nya dijual bebas. Itu yang membuat kami resah. Kalau dapat stan sih dapat, tapi di lantai berapa. Harusnya kan urusan pedagang lama diselesaikan dulu,” jelasnya. Kho Ping berharap, walikota mau meluangkan waktu untuk menemui pedagang. “Kami akan menunggu di sini sampai sore,” ujarnya.

Sementara Sekretaris TPPK Pasar Turi, Kemas A Chalim menambahkan, dari hasil undian stan di lower ground, ground, lantai I dan lantai II, masih ada sekitar 60 stan yang belum berpenghuni. “Intinya kita ndak ngurusi pedagang yang bukunya dijual atau digadaikan ke bank. Kita perjuangkan pedagang yang asli. Apalagi, bu wali sudah janji tidak akan ada pedagang lama yang ditinggal,” pungkas Kemas.

Karena padatnya jadwal walikota, rombongan pedagang Pasar Turi gagal menemui walikota. Merekapun membubarkan diri setelah hampir 80 menit menunggui walikota.ov

Berita lainnya
Ribuan Perawat Ingin RUU Keperawat...
Kejar – Kejaran Bus Tabrak Tiang...
Kernet Tak Siaga, Pengendara Motor...
Lalai Bertugas Polwan Cantik Dipec...
Pusaran Eddy Sebabkan Surabaya Mas...
AKBP Sudamiran Dimutasi ke SPN Moj...
Chatib Basri Menkeu
Letjen Moeldoko Kasad
Gunung Arjuno Kembali Telan Korban
Istri WNA Korea Juga Gantung Diri
Pengusaha Batu Alam Tewas Gantung ...
Gubernur Keluarkan SK Untuk Tarian...
Priyo : Evakuasi Seluruh Pekerja Y...
Patung Batu Mesum Mirip Manusia
Pemilik Lahan Dorong Warga Selesai...
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com