tumblr visitor
menu.jpg
 
Dua Bandit Dihabisi Polisi

SURABAYA- Lantaran kerap melakukan perampokan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dua bandit ditembak mati anggota Polrestabes Surabaya, Kamis (12/7). Dua tersangka bernasib apes itu Abdul Rokhman alias Dul (32) asal Grati, Pasuruan dan Dailami (33) asal Sampang, Madura. Keduanya tidak bekerja sendiri, tapi memiliki komplotan yang bermarkas di daerah Gunung Anyar Lor I, Rungkut, Surabaya.

Base camp mereka ini sebuah kos-kosan. Dari 10 kamar kos yang ada, mereka menyewa 3 kamar. Sedang anggota komplotan ini berjumlah sedikitnya 8 orang. Dalam satu hari, komplotan ini mampu mencuri 5-8 sepeda motor. Semua hasil curian itu seluruhnya dilempar ke Madura.

Seperti apa cara kerjanya? Dalam penyidikan polisi terungkap, para pelaku ini sering gonta-ganti pasangan. Sebelum melakukan aksinya, mereka melakukan rapat layaknya di kantor-kantor. Dimulai dari berkumpul malam sekitar jam 23.00 WIB - 03.00 WIB untuk membagi tugas kemudian beraksi. Pagi sekitar pukul 06.30 WIB, mereka sudah membawa motor hasil curiannya. Pukul 09.00 Wib, mereka berkumpul lagi lalu pergi beraksi. Pukul 17.00 WIB mereka membawa hasil. Setelah itu mereka beraksi lagi dan pukul 23.00 WIB mereka membawa hasil lagi.

"Dalam sehari, komplotan itu bisa mencuri 5-8 unit motor. Hitung saja sendiri dalam satu bulan," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi. Semua motor dicuri pelaku dengan modus menggunakan kunci T. Motor yang dicuri adalah motor yang diparkir di luar maupun di dalam rumah.

Sementara dalam sehari, komplotan ini bisa beraksi tiga sampai lima kali. Menariknya, sebelum beraksi pelaku mengkonsumsi sabu-sabu. "Setelah pesta sabu-sabu mereka baru beraksi. Setelah beraksi juga nyabu lagi," jelas AKP Agung.

Untung saja, aksi mereka terendus polisi. Bahkan, Dailami dan Dul, akhirnya meregang nyawa alias tewas, ditembak polisii. Saat akan ditangkap, keduanya berusaha menyerang petugas dengan senjata tajam. Sedangkan satu pelaku lagi yakni Ubaidilah (25), warga Kedundung, Sampang, ditembak kakinya karena berusaha kabur saat ditangkap.

Usut punya usut, kedua tersangka ini ternyata sudah lama menjadi buronan polisi. Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombepol Tri Maryanto mengatakan, sesuai nomor laporan: LP/K/351/X/2011/Setor, tertanggal 14 Oktober 2011, tersangka Rokhman merupakan buron dari Polsek Tenggilis, Surabaya. Ia menjadi buron (DPO) kasus curanmor, setahun lalu.

Saat hendak ditangkap, tersangka Rokhman dan Dailami berusaha melukai petugas dengan pisau penghabisan. "Karena membahayakan nyawa petugas ketika hendak ditangkap, keduanya terpaksa ditembak mati," tuturnya.

Perwira dengan tiga melati di pundak ini juga mengatakan kalau para tersangka ini kerap beraksi di beberapa tempat di Surabaya, seperti Simokerto, Sawahan dan Gunung Anyar.

"Tadi pagi mereka kami ketahui beraksi di wilayah Asemrowo," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, dua pelaku ini juga kerap bertindak sadis saat beraksi. Ini bisa diketahui adanya pisau penghabisan dan clurit yang selalu mereka bawa dan diselipkan di balik baju mereka.

Sebelum insiden tembak mati, informasinya, tim Resmob Polrestabes Surabaya menguntit tiga pelaku usai mencuri satu unit motor jenis Honda Revo di daerah Asemrowo, Surabaya. Kala itu, polisi membiarkan para pelaku ini kabur karena kondisi di sekitar lokasi yang ramai.

Celakanya, begitu anggota akan menangkapnya, dua dari tiga tersangka ini melawan dan melukai petugas. Tak urung, dada kedua pelaku itupun tertembus peluru polisi. Sedang Ubaidillah alias Ubed (23), asal Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura, hanya tertembak di kedua kakinya karena berusaha melarikan diri saat penangkapan.

Kini, anggota masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lainnya. Yakni, Leman, Robyi, Abdul, Muklis dan Lukman. Mereka berhasil melarikan diri. n bi

Berita lainnya
Nasir : Pelaku Pemotongan “Burun...
Rebutan Pacar, Siswi SMA Disiksa
Jaksa Dicengkeram
Dengan Tenang, Supardi Bunuh Ibu K...
Rumah Mewah Kepsek SMP di Wiyung ...
SPG Janda itu Dibunuh Kuli
5 Pengguna Sabu Diringkus
Cegah Suami Bunuh Diri, Istri Luka...
Dua Pengendara Motor Tewas Dilinda...
Mahasiswa Tukang Jambret Dibekuk
Nyabu, Sopir Taksi Ditangkap
Kuli Bangunan Tewas Kesetrum Listr...
20 Geng Motor Keroyok Pasutri
Pengusaha Korsel Gantung Diri di W...
Biasane Cengengesan, Kini Tertundu...
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com