•   Minggu, 15 September 2019
Investigasi Harian Surabaya Pagi

Jual Beli Data, (Masih) Marak

"Tahun 2012 pernah menangani saat saya jadi Wakasat. Modusnya ya untuk pengajuan kartu kredit fiktif. Tahun 2017 juga modus serupa dilakukan untuk memuluskan pengajuan kartu kredit," Praktik Jual Beli Data NIK, e-KTP dan KK yang Terbongkar di Grup Media Sosial tak Hanya di Jakarta. Di Surabaya, Data yang Dibisniskan secara Ilegal itu Digunakan untuk Penawaran Produk Bank hingga Penipuan Firman Rachman-Miftahul

Reading
Investigasi Harian Surabaya Pagi

Permainan Pungli, Pasca Jam 15.00 dan Telepon ke Kepala BPN

Undercover di BPN Surabaya 1 Rabu (17/7/2019) kemarin, tim wartawan Surabaya Pagi mencoba melakukan undercover baik ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya I di daerah kawasan Citraland, Surabaya Barat. Maupun Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya II di kawasan Krembangan, Surabaya Utara. Rabu (17/7/2019) siang kemarin, Surabaya Pagi mendatangi langsung ke Kantor BPN Surabaya I di Jalan Taman Puspa Raya

Reading
Investigasi Harian Surabaya Pagi

Ada Pejabat BPN Diduga Bentuk Jaringan Mafia Tanah

Temuan Ketua DPD KAI Jatim yang Wakil Ketua Gerindra Jatim, Abdul Malik SH, MH Ulah pejabat BPN bermain pungli, ditemukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur Abdul Malik. Pria yang berprofesi advokat ini mengaku geram dengan ulah oknum-oknum dalam tubuh BPN. Mengapa? Mereka masih tetap melakukan pungli, tapi dengan canggih. Bahkan, pejabat BPN itu bersama

Reading
Investigasi Harian Surabaya Pagi

Risma Diduga Remehkan Budaya dan Sejarah Arek Suroboyo

Menelusuri Jejak Bangunan Cagar Budaya di Surabaya yang Kini Sudah Lenyap (1) Laporan Tim Investigasi Surabaya Pagi Sejak dipimpin Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada 2010 silam, sejumlah gedung menjulang di kota Surabaya, bertebaran. Entah itu hotel, apartemen, pusat perbelanjaan (mall dan ruko) maupun gedung perkantoran lainnya. Semuanya itu dimiliki orang-orang kaya alias pengusaha, yang mayoritas kalangan Tionghoa. Namun ironis, di era

Reading