14 Orang PDP Virus Corona Sidoarjo Sembuh

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Masih adanya masyarakat yang ketakutan berlebihan akan virus Corona mendapat perhatian Wakil Bupati Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin. Wabup Nur Ahmad meminta masyarakat tidak mengucilkan siapapun orang yang berstatus ODP, PDP maupun pasien positif Corona.
Pasalnya, saat ini sudah terjadi kondisi masyarakat yang sangat berlebihan dalam menyikapi virus corona, bahkan menjurus pada hal hal yang salah.
“Ada kasus satu perawat yang menangani pasien positif, diusir dari tempat kosnya karena rasa takut berlebihan. Kalau seperti ini terus, siapa nanti yang mau merawat pasien yang sakit. Ini tidak benar dan sangat mengganggu kita,” ujar Wabup Nur Ahmad, Kamis (9/4/2020).
Menurut Wabup, sikap bahu membahu dalam upaya memutus matai rantai penyebaran virus ini, memang sangat dibutuhkan, namun tanpa mengucilkan orang yang masuk dalam kategori ODP, PDP maupun pasien positif.
“Semua sudah ada SOP nya dalam menangani pasien ini. Jadi bersikap wajar namun tetap bisa menjaga diri,” jelas Wabup Nur Ahmad.
Wabup menyatakan, saat ini banyak sekali kabar hoax, yang menjadikan masyarakat takut menguburkan jenasah tetangganya sendiri ketika meninggal dunia.
Apalagi jika tetangganya itu meninggal secara mendadak.
“Virus ini tidak membuat orang tiba-tiba meninggal dunia. Kalau ada yang seperti itu, bisa jadi karena serangan jantung atau darah tinggi. Makanya kita terus beri pemahaman, agar tidak terjadi salah persepsi,” ujar Wabup lagi.
Sementara itu, dari data yang ada, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh sebanyak 13 orang dan 1 pasien positif dinyatakan sembuh. Covid-19 Sidoarjo, hingga Selasa (7/4) pasien positif corona di Sidoarjo berjumlah 18 orang. Sementara PDP berjumlah 77 orang dan 277 berstatus ODP. Dari jumlah ODP ini sebanyak 33 dinyatakan negatif setelah jalani karantina mandiri. sg