Kapolsek Gresik Kota AKP Suyatmi didampingi Kepala SMPM 1 Gresik mengenakan rompi secara simbolis kepada perwakilan siswa yang dipilih sebagai Polsis. (SP/MIS)

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Untuk mencegah dan meminimalisasi kalangan pelajar terjerat kasus kriminal di wilayah Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Polsek Gresik Kota membentuk Polisi Siswa (Polsis).

Polsis tersebut dilaunching Senin (15/1/2018) pagi di halaman SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Dam dipimpin langsung olek Kapolsek AKP Suyatmi, S.Pd.

Sebanyak sembilan perwakilan siswa-siswi SMPM setempat, dikukuhkan dalam sebuah apel bersama dengan jajaran dewan guru SMP Muhammadiyah 1 Gresik.

AKP Suyatmi mengatakan, tujuan pembentukan Polsis ini dimaksudkan agar para siswa dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Mulai dari lingkungan sekolah hingga lingkungan di masyarakat. Sehingga siswa nantinya diharapkan dapat membedakan mana tindakan atau perilaku yang benar dan salah.


"Supaya para pelajar ini bisa mengapresiasikan potensi dirinya dengan hal positif. Sehingga mereka terhindar dari perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, dan kehidupan bebas yang tidak dibenarkan," kata AKP Suyatmi.

Selain itu dengan adanya Polsis ini, diharapkan mereka juga dapat memiliki keberanian dalam membantu petugas jika mengetahui keberadaan pelaku tindak kejahatan. Seperti berani mencegah, berani melapor kepada petugas. Palung tidak, memiliki pengetahuan dalam hal mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Termasuk masalah tawuran antar pelajar.


"Para Polsis ini akan mendapat pelatihan selama dua hari. Materinya tentang dasar-dasar kepolisian, tentang lalulintas dan cara menyampaikan laporan saat mengetahui adanya pelaku kejahatan," ungkapnya.

Pelibatan pelajar sebagai Polsis dinilai oleh Suyatmi, cukup strategis. Terlebih, belakangan ini khususnya di daerah hukum Polsek Gresik Kota, banyak anak di bawah umur yang terjerat kasus hukum. Meski tidak diproses hukum dan hanya menjalani pembinaan, lantaran masih di bawah umur.

Pada bagian lain, juga banyak pelajar yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor tanpa SIM. Celaka di jalan. Nah, melalui Polsis ini, kasus-kasus seperti ini bisa ditekan. Mis