Presiden Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ibu Negara Afghanistan Rula Ghani di Istana Kepresidenan, beberapa waktu lalu

Menteri Sekretaris Negara, Pramono Anung. Melalui akun Twitternya, Pramono menyatakan banyak pihak yang meminta kunjungan itu dibatalkan, namun Jokowi tetap ingin melanjutkan kunjungan tersebut. JAKARTA, M. Burhanudin.

Presiden Indonesia, Joko Widodo dipastikan akan tetap melanjutkan kunjungan kerjanya ke Afghanistan pada esok hari, meski baru saja terjadi serangan bom ambulans yang di Kabul, kemarin.

Kepastian kelanjutan kunjungan Jokowi ke Kabul disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir. "Rencana kunjungan sampai saat ini masih tetap," kata Arrmanantha.

"Presiden Jokowi hari ini ke Cox ‘s Bazar, tempat pengungsi Rohingnya dan besok tetap akan ke Afganistan, walau banyak yang menyarankan untuk menunda kunjungan karena adanya ledakan bom di Kabul. Presiden nggak ada takutnya," kicau Promono.

Sebelumnya diwartakan, aksi bom bunuh diri menggunakan sebuah ambulans di Kabul kemarin dan menewaskan 95 orang. Serangan yang diklaim oleh kelompok Taliban ini juga melukai sekitar 158 orang.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Afghanistan mengatakan, bom disembunyikan di sebuah ambulans dan meledak di dekat gedung Kementerian Dalam Negeri yang lama.

Ambulans yang membawa bom itu lolos dari pos pemeriksaan polisi pertama, di mana pelaku mengklaim membawa pasien. Ambulans itu kemudian meledak saat berada di pos pemeriksaan polisi yang kedua.

Lokasi serangan bom berada di kawasan yang dekat kedutaan besar asing dan gedung-gedung pemerintah di Ibu Kota Afghanistan. 04