Saat warga unjuk rasa di Balai Desa Nanggungan, Kecamatan Kayen Kidul, Kediri.

SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Paguyuban Kepala Desa (Kades) seluruh Kabupaten Kediri menggelar aksi kegiatan di Balai Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kamis (15/2/2018). Para kades ini ingin membahas soal kisruh ketika proses seleksi perangkat desa yang sempat terjadi di sejumlah desa di kawasan Kabupaten Kediri.

Rencananya, ratusan kades dari 344 desa di 26 Kecamatan menghadiri pertemuan itu. Adapun kegiatan perkumpulan para Kades itu untuk mengkaji peraturan pemerintah daerah (Perbup) nomor 6 tentang Pengangkatan Perangkat Desa.

Pihak Kades meminta agar turut dilibatkan dalam pengkajian Perbup Nomor 6 tentang saat seleksi perangkat desa.

Informasinya, pada kegiatan itu mereka membahas rencana seleksi perangkat desa gelombang II. Para Kades berkumpul untuk mengantisipasi adanya kisruh saat proses rekrutmen perangkat desa setempat.

Seperti yang diketahui, gejolak seleksi perangkat desa sempat memicu gejolak aksi demo warga setempat. Aksi demo dilakukan untuk menolak pelantikan perangkat desa di Balai Desa Nanggungan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Kamis silam (8/2/2018). Mereka menganggap pelantikan tersebut tidak sesuai konsultasi Kemendagri, bahwa nilai tertinggi ujian perangkat desa nomer I berhak dilantik.

(cr/sry)