Ilustrasi Kopi

SURABAYAPAGI.com - Kopi sudah menjadi salah satu minuman yang sangat populer. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia. Penggemar kopi pun beragam. Dari kelas bawah, menengah, hingga kelas atas. Mereka suka melakukan aktivitas, seperti bersantai, nongkrong dengan teman atau keluarga, mengobrol urusan pekerjaan, mengerjakan tugas kuliah, bermain game online, hingga membaca buku.

Sebab semakin banyaknya penikmat kopi, semakin banyak juga berbagai bisnis kedai kopi baru mulai dari kedai kopi tradisional sampai modern berjamuran di berbagai kota di Indonesia. Namun, bagaimana cara memulai usaha bisnis kedai kopi? Inilah 6 hal yang wajib diketahui jika mau bisnis kedai kopi. 

1. Modal yang Disediakan

Modal adalah suatu hal terpenting ketika Anda ingin memulai suatu bisnis apa pun. Sebelum memulai bisnis, tentukanlah besaran modal yang dibutuhkan secara detail sesuai dengan kemampuan Anda. Sebaiknya, jangan terlalu memaksakan diri untuk mendapatkan modal yang Anda sendiri tidak sanggup untuk sediakan.

Jadi, jika Anda hanya memiliki modal sekitar Rp1 juta, gunakanlah modal tersebut semaksimal mungkin untuk membeli kopi jenis tertentu, alat peracik kopi, dan bahan-bahan lain. Nah, dengan modal sedikit tersebut, mulailah membuka kedai kopi dari kecil hingga nanti berkembang menjadi lebih besar seiring berjalannya waktu dan juga ketekunan Anda menjalani bisnis tersebut.

2. Siapa yang Menjadi Konsumen?

Setelah mengetahui seberapa besar modal yang akan dikeluarkan untuk bisnis, hal selanjutnya adalah memikirkan target konsumen. Tentukan siapa yang pas untuk menjadi konsumen dari bisnis kedai kopi Anda. Selain itu, jangan lupa untuk menganalisis apa pekerjaan konsumen Anda, berapa besar kisaran gaji yang mereka dapatkan setiap bulannya, dan jenis kopi favorit yang disukai.

Dengan begitu, Anda bisa mengatur bisnis Anda sesuai dengan konsumen yang sudah Anda observasi sebelumnya. Misalnya, menentukan kopi jenis apa saja yang akan Anda jual, harga kopi yang pas dengan kantong konsumen, lokasi kedai kopi yang cocok, hingga desain kedai kopi.

3. Mendapatkan Supplier

Anda juga harus mencari supplier biji kopi atau bubuk kopi yang sesuai dengan konsumen yang sudah Anda tentukan sebelumnya. Jika, konsumen tersebut berada di kelas bawah dan menengah, sudah seharusnya Anda mencari supplier yang menyediakan kopi dengan harga, mutu, rasa, dan kualitas sesuai dengan modal yang Anda miliki dan juga sesuai dengan selera dan kantong target konsumen Anda.

4. Miliki Konsep yang Unik

Untuk membedakan kedai kopi milik Anda dengan yang lain, Anda harus mengembangkan konsep Anda sekuat dan seunik mungkin. Secara otomatis, hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri sehingga orang-orang penasaran dan ingin mengunjungi kedai kopi Anda. Di sini Anda harus menentukan konsep terbaik yang sesuai dengan modal Anda, seperti konsep desain interior dan eksterior.

Jika Anda menginginkan konsep jadul, tentu dibutuhkan barang-barang kuno yang masih bagus dan unik untuk dipandang. Jangan lupakan faktor kenyamanan dan kebersihan juga. Sebab hal tersebut sangat penting untuk customer sehingga mereka merasa nyaman dan akan datang kembali ke kedai kopi Anda.

5. Lokasi yang Strategis

Penentuan lokasi merupakan hal penting untuk kemajuan bisnis Anda. Bahkan, ada banyak bisnis dengan konsep ide yang bagus, tapi ternyata bangkrut karena sepinya pengunjung. Hal ini tentu disebabkan kesalahan dalam memilih lokasi bisnis. Untuk itu, pilihlah lokasi yang strategis untuk membuka bisnis tersebut agar dapat memperlancar usaha Anda.

6. Promosi

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah mempromosikan bisnis kedai kopi Anda ke masyarakat luas. Anda bisa melakukan promosi dari mulut ke mulut, promosi melalui media sosial, promosi melalui media cetak semisal brosur. Atau bisa juga melaukan strategi promosi, seperti memberikan kupon promo berupa potongan harga kepada pelanggan pada hari-hari tertentu.

Jangan Pernah Menyerah

Inti dari menjadi pengusaha adalah yang pertama jangan mudah menyerah dalam melakukan apa pun di hidup ini. Salah satunya adalah dalam berbisnis. Sebab ketika Anda secara tiba-tiba memilih untuk menyerah tanpa berpikir panjang, tentu kesempatan Anda untuk menjadi orang yang sukses di masa depan bisa tertunda atau bahkan terhenti begitu saja. (oz/cr)