Ilustrasi Membawa Tas

SURABAYAPAGI.com - Berbagai macam kesibukan terkadang menuntut kita untuk membawa tas berat dengan bawaan sangat banyak.

Apa pun alasannya, hal tersebut tidak baik untuk kesehatan, terutama pada wanita yang lebih sering menggunakan tas tangan dibanding tas ransel.

Tahukah Kamu, 1 dari 10 wanita punya kebiasaan membawa beban berat dalam tas yang bisa mencapai 4 kg? Ini sudah pasti menimbulkan ketidaknyamanan jika harus membawa beban seberat itu.

Namun, selain badan atau tangan pegal, kira-kira apa saja yang bakal terjadi jika setiap hari kita membawa tas berat? Cari tahu akibatnya di bawah ini serta tips-tips untuk mengatasinya.

Jika terus dilakukan, kebiasaan membawa tas berat dapat menimbulkan berbagai gejala yang tidak terduga. Mulai dari sakit kepala, rasa kaku di bagian leher dan pundak, nyeri pinggang, hingga gangguan keseimbangan.

Maka risiko mengalami kelainan postur tubuh dan tulang belakang seperti Hernia Nucleus Pulposus atau dikenal dengan saraf terjepit bukanlah hal yang tak mungkin terjadi.

Lebih jauh, sebuah penelitian tahun 2013 dalam Journal of Applied Physiology mengungkapkan bahwa membawa tas berat secara terus-menerus bisa mengakibatkan kerusakan saraf, otot, hingga tulang.

Kerusakan ini bukan tidak mungkin menyebabkan gangguan gerak. Kamu mungkin jadi lebih sulit menulis, menggambar, mengemudi, mengoperasikan alat-alat berat, dan sebagainya.

Bagaimana caranya agar tetap sehat meski harus bawa tas berat setiap hari?

1. Menghitung berat tas yang ideal

Menurut American Chiropractic Association, idealnya berat maksimal tas yang kita bawa tidak lebih dari 10 persen dari berat badan. Angka ini berlaku jika kamu adalah orang sehat tanpa adanya trauma, cedera, atau masalah kesehatan lainnya.

Jadi jika beratmu adalah 60 kg, maka berat tasmu tidak boleh melebihi 6 kg. Namun, kalau bisa bawalah beban yang kurang dari 5 kg.

2. Mencari titik nyaman dalam tas

Penting untuk mengetahui cara yang nyaman dalam menenteng tas. Tas yang terlalu pendek atau tinggi bisa memengaruhi postur tubuh.

Maka itu, pilih tas yang dapat membuat kita bergerak sebebas-bebasnya tanpa terbentur oleh tas. Pilih juga tas dengan straps yang tebal.

Jika Kamu menggunakan tas selempang, tas tangan, atau tote bag sebaiknya upayakan untuk membawa tas di sisi kanan atau kiri secara bergantian.

3. Perhatikan sepatu yang kamu kenakan

Hindari mengenakan sepatu hak tinggi jika harus membawa tas berat. Selain merupakan kombinasi yang buruk, sepatu dengan hak dapat memiringkan panggul ke depan, meningkatkan risiko terkena nyeri punggung kronis dan cedera.

Ilustrasi pria membawa tas ransel

Saat membawa tas berat, jangan sambil bermain HP. Saat bermain HP, kepala akan menunduk menatap layar sehingga meningkatkan risiko terkena military neck, keadaan di mana leher kehilangan kemampuan untuk mempertahankan kelengkungannya.

Tas merupakan cerminan gaya seseorang tapi, jangan sampai membuat Kamu mengorbankan kesehatan. Jika memang sehari-hari bawaanmu berat, pertimbangkan untuk memakai tas ransel dibanding tas tangan.

Latih juga badan dengan melakukan olahraga core strength (kekuatan inti) untuk membantu badan berdiri tegak dan menghindari gangguan postur tubuh. (kp/cr)