Tim Basarnas Makassar melakukan proses evakuasi terhadap tiga warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

SURABAYAPAGI.com - Tiga warga Desa Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang tewas di dalam sumur yang mengandung gas berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas Makassar.

"Proses evakuasi berlangsung lama lantaran kondisi diameter umur kecil berkedalaman 20 meter. Namun, tiga warga berhasil dievakuasi dari dalam sumur yang mengandung gas dalam kondisi tak bernyawa," kata petugas Humas Basarnas, Hamsidar, Selasa (20/2/2018).

Hamsidar menjelaskan, evakuasi oleh tim Basarnas mulai berangkat dari Makassar ke lokasi kejadian dengan jarak 127 kilometer yang menempuh waktu 3 jam 39 menit menggunakan truk, Senin (19/2/2018) malam. Setibanya di lokasi, tim langsung merupaya mengeluarkan tiga warga yang terjebak di dalam sumur yang mengandung gas.

"Tim membawa satu set alat selam, SCBA, dan satu set alat vertical rescue untuk melakukan evakuasi. Saat evakuasi, tim harus menggunakan breathing aparatus lantaran sumur mengandung gas. Ketiga warga berhasil dievakuasi hingga Selasa dini hari tadi," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga warga Desa Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, dikabarkan terjebak dalam sumur sejak Senin (19/2/2018) sore hingga malam. Ketiga warga tersebut diketahui bernama Rizal (42), Lili (37), dan Saido (50).

Menurut keterangan warga sekitar, ketiganya berniat membersihkan sumur lantaran adanya bangkai di dalam air. Saido lalu turun ke sumur menggunakan tali. Akan tetapi, di pertengahan sumur, tali yang digunakan terputus sehingga Saido terjatuh hingga mencapai dasar sumur.

Kedua temannya, Rizal dan Lili, yang mencoba menolong Saido. Namun naas, kedua rekannya ikut tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman 20 meter. (kp/cr)