ilustrasi bonek

SURABAYAPAGI.com, SURABAYA - Ribuan Bonek dan pendekar silat PSHT yang ada di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dikawal langsung oleh ribuan anggota kepolisian dan TNI, Kamis (1/3/2018).

Tim gabungan dari kepolisian dan TNI ini guna mengamankan kedua kubu agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

Dari pihak kepolisian dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.

Kombes Pol Rudi Setiawan menuturkan, dari aksi kedua kubu ini, wartawan tidak boleh mengambil gambar maupun video.

"Jangan ambil gambar dulu agar tidak terprovokasi," imbau Kombes Pol Rudi Setiawan.

Sementara itu, sidang kasus penganiayaan dan pelanggaran IT yang dilakukan oleh sejumlah anggota suporter Persebaya Surabaya atau Bonek dilakukan, Kamis (1/3/2018) pagi.

Kali ini, para terdakwa akan jalani agenda sidang putusan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sidang ini terkait kasus terdakwa yang disebut menghasut pasukan Bonek untuk melakukan kekerasan terhadap dua anggota Persatuan Silat Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Balongsari, Tandes (1/10/2017) dini hari.

Akibatnya, dua orang anggota PSHT atas nama Eko Tristanto alias Aris (23) dan Anis (20) tewas.

(cr/sry)