Kelulusan Politikus muda Tsamara Amany

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nama Tsamara Amany Alatas memang tengah jadi perbincangan hangat saat ini. Selain cantik dan berprestasi, ia juga berani terjun ke dunia politik. Di usianya yang masih muda, Tsamara sudah menjadi Ketua DPP Bidang Eksternal Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan ia juga tengah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif!

Nah, buat kamu yang ngefans berat sama Tsamara, wanita berusia 21 tahun ini baru saja menyelesaikan sidang skripsi dengan tepat waktu lho! Tak hanya itu, ia juga mendapat nilai A sempurna di penelitiannya tersebut. Mau tahu seperti apa? Yuk simak beritanya di bawah ini!

Tsamara Amany hangat diperbincangkan publik sejak debat terbukanya dengan Fahri Hamzah menjadi viral beberapa waktu lalu. Tsamara adalah segelintir anak muda yang berani menginjakkan keki ke dunia politik yang terkenal kejam.

Sepak terjang Tsamara patut diperhitungkan sejak ia menjadi Ketua DPP Bidang Eksternal Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Padahal usianya masih 21 tahun lho saat itu.

Meski sibuk berkecimpung di dunia politik, Tsamara mampu membuktikan dirinya dengan lulus tepat waktu. Selang 3,5 tahun berkecimpung di dunia perkuliahan, akhirnya ia lulus sidang skripsi.

Tsamara sendiri adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Jakarta. Ia terjun ke dunia politik jauh sebelum menyandang gelar sarjana. Prestasi yang luar biasa, bukan?

Tak hanya lulus tepat waktu, Tsamara juga sukses meraih nilai A di sidang skripsinya tersebut.

Setelah lulus kuliah, bisa dipastikan Tsamara akan semakin getol terjun di dunia politik. Salah satu ambisinya adalah untuk menghabisi politikus keji dan para koruptor di negeri ini!

Di antara sekian banyak anak muda yang apatis dan takut untuk masuk ke dunia politik, Tsamara justru membuktikan sebaliknya. Ia berani bersaing dengan lawan bahkan mampu memberantas isu kotor yang menyerangnya beberapa waktu lalu.

Dari Tsamara kamu bisa belajar bahwa saat ini masih ada lho anak muda yang peduli dengan kemajuan negara Indonesia. Apa kamu terinspirasi untuk mengikuti jejaknya?.