Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pedagang Pasar Sumoroto, Kauman, dalam rangkaian kampanye Pilgub Jatim 2018 di Ponorogo, Minggu (11/3).

SURABAYA PAGI, Surabaya - Sinyal positif dan hubungan baik antara Presiden Joko Widodo dengan Partai Demokrat dianggap bakal berdampak besar pada pilkada serentak 2018. Termasuk di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, di saat pasangan Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti berebut dukungan Jokowi untuk mendulang kemenangan.

 

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio mengatakan, sinyal-sinyal positif antara Partai Demokrat dan Presiden Jokowi bisa menjadi jawaban dimana sebenarnya dukungan Presiden Jokowi di Pilgub Jatim ini. “Dampak hubungan baik dan persaudaraan antara Pak Jokowi dengan Pak SBY bakal mengalir juga di Pilgub Jatim,” kata Renville, kemarin.

 

Peristiwa itu adalah pertanda bukti penegasan bahwa Jokowi dan Demokrat satu barisan untuk memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Karena pasangan nomer urut 1 ini diusung langsung oleh Partai Demokrat. “Selain itu, Bu Khofifah adalah salah satu kepercayaan Pak Jokowi sejak Pilpres 2014, lalu di Kementerian, dan tentu sampai sekarang,” ucap Renville.

 

Di Jawa Timur ada 18 kota/kabupaten Pilkada, termasuk Pilgub 2018, yang diikuti Partai Demokrat. DPD Partai Demokrat Jatim siap merealisasikan target DPP Partai Demokrat untuk bisa memenangkan Pilkada serentak.

“Jatim siap menjadi penopang target kemenangan Pilkada secara nasional yang di target DPP. Kita akan sapu bersih kemenangan di 18 Pilkada kota/kabupaten, termasuk Pilgub,” kata Renville Antonio.

 

Menurut Renville, saat ini mesin partai di tingkat daerah bergerak. Seluruh kader sampai tingkat desa juga sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat memilih calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Demokrat. “Selain resmi mesin partai, apa yang disampaikan Pakde Karwo di Rakerda Demokrat Jatim beberapa waktu lalu, pasukan Polo Pendem yang kita punya juga bergerak untuk ikut memenangkan pasangan yang kita usung di pilkada,” jelasnya.

 

Terkait Pilgub Jatim, sambung Renville, pihaknya juga optimis pasangan nomor urut 1 Khofifah-Emil yang diusung Partai Demokrat akan memenangi Pilgub Jatim. ”Optimis kami menang selain dari hasil survei yang unggul, kami melihat respon masyarakat setiap pasangan Khofifah-Emil melakukan penyapaan selalu antusias menyambutnya dan menunjukkan tren positif,” pungkasnya.

 

Sementara itu, kedekatan dan komunikasi yang baik antara Partai Demokrat dengan Jokowi dianggap sangat bermanfaat bagi wong cilik. Khususnya bagi buruh, petani dan nelayan. Maka dari itu, anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Soekarwo mengajak seluruh buruh di Indonesia untuk bergabung bersama Partai Demokrat untuk memperjuangkan aspirasinya perburuhan mulai PP 78 tahun 2015 dan masalah outsourcing. “PP 78 tahun 2015 itu telah menyengsarakan buruh. Jika hal tersebut memberatkan buruh, saatnya buruh untuk memilih Partai Demokrat. Jika nanti menang maka permasalahan tersebut akan diselesaikan Partai Demokrat,” ungkap pria yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini di Rapimnas Partai Demokrat, Minggu (11/3).

 

Soekarwo mengatakan untuk permasalahan perburuhan di daerah, buruh diharapkan untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Demokrat. “Demokrat hadir untuk memberikan solusi permasalahan bangsa salah satunya perburuhan. Oleh sebab itu jika buruh ingin aspirasinya didengar dan dilaksanakan maka harus buruh memenangkan Partai Demokrat di Pemilu 2019 untuk kembali berkuasa di pemerintahan,” pungkasnya. n rko