Petugas saat melakukan suntik vaksinasi ORI difteri ke siswa di Lamongan. (SP /MUHAJIRIN KASRUN)

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - ORI Difteri yang telah dilaksanakan sejak awal Februari hingga saat ini, teryata sudah mencapai target proyeksi sebesar 100,70 persen, dan ada sejumlah 317 ribu warga Lamongan sudah tervaksinasi pada tahap 1 ini. 
 
Capaian yang cukup segnifikan seperti yang disampaikan Bambang Susilo, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, Rabu (14/3) sebagai  upaya terhadap penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu penyakit dengan pemberian imunisasi.
 
Disebutkan olehnya, target sasaran ORI di Lamongan diproyeksi sebesar 315.795 dengan sasaran riil sebesar 324.002 dan yang sudah tervaksinasi sebesar 317.990. Berdasarkan sasaran proyeksi, kata Bambang, Lamongan sudah mencapai  100,70 persen dan target riil mencapai 98,14 persen. "Pelaksanaan ORI putaran I masih dilaksanakan hingga 31 maret 2018 nanti," ujarnya.
 
Lebih jauh, Bambang mengungkapkan, pelaksanaan ORI di Lamongan sempat mengalami kendala dengan terhambatnya pasokan vaksin di awal pelaksanaan. Namun, lanjut Bambang, setelah itu lancar hingga saat ini.
 
Bambang menghimbau, petugas kesehatan untuk segera melaksanakan sweeping sasaran yang belum dilaksanakan imunisasi. "Masyarakat, khususnya dengan sasaran anak usia 1 tahun sampai dengan usia di bawah 19 tahun yang belum mendapatkan imunisasi Difteri segera mendatangi pos ORI atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan imunisasi Difteri secara gratis," harapnya.
 
Sementara, pelaksanaan ORI difteri di Lamongan ini Babinsa juga turut mendampingi pelaksanaan ORI Difteri yang berlangsung di Lamongan. Keikutsertaan Babinsa di jajaran Kodim 0812 Lamongan ini untuk mencegah wabah penyakit difteri pada balita dan anak anak. Babinsa turun langsung bersama petugas kesehatan melaksanakan pendampingan pelaksanaan imunisasi Difteri ini.jir