Ilustrasi

SURABAYAPAGI.com - Mungkinkah seseorang kebal atau antipeluru? Jawabannya mungkin sebagian besar tidak. Apalagi peluru yang diletuskan dari sebuah senjata memiliki kecepatan yang tinggi, dan bisa merusak jaringan lunak manusia.

Bahkan seseorang bisa meninggal seketika, jika peluru tersebut mengenai organ penting tubuh. Meskipun sudah memakai rompi antipeluru, tetap saja jika mengenai tubuh rasanya akan sangat menyakitkan.

Ritual mengerikan agar kebal peluru tajam
Ritual mengerikan agar kebal peluru tajam.

Tetapi di dunia ini ada beberapa ritual yang dipercaya bisa membuat badan kebal akan peluru atau antipeluru. Salah satunya datang dari satu kelompok ini, di mana mereka akan menggunkan golok yang dipukul-pukulkan ke tubuh.

Ritual mengerikan dan kontroversial ini datang dari Filipina. Di mana mereka mengklaim bahwa cara ini akan memberi mereka 'kekuatan antipeluru'.

Sebuah video datang dari anggota kelompok bernama 'Iron King', yag sedang melakukan ritual inisiasi tanpa luka namun menyakitkan. Yang dilakukan pada seorang pria, dengan cara 'membacoknya' dengan golok di berbagai bagian tubuhnya.

Ritual ini diyakini dapat mengusir roh jahat, menyembuhkan penyakit dan memberkati anggotanya dengan perlindungan manusia super.

Organisasi yang dikenal secara lokal sebagai Haring Bakal, memiliki sekitar 100 anggota di negara tersebut. Tidak hanya penduduk sipil saja yang ikut, polisi dan tentara pun dilaporkan bergabung dalam sekte ini.

"Ini bukan tentang intimidasi atau pertarungan: tujuan ini untuk melayani sesama, negara dan pemerintah. Ada dalam Alkitab, Yehezkiel 21 - pedang tuan, bahwa Anda harus diberkati oleh golok karena begitulah Anda akan diberi kekuatan dan kebijaksanaan," ucap Blaise Angelito 'Rambo' Oreta.

Saat diberkati dengan cara menyakitkan ini, Anda bukan lagi orang biasa. Anda adalah seorang tentara Tuhan, pada saat kita menghadapi musuh.

"Kami bukan sekte, kami adalah kelompok spiritual yang melayani dengan doa dan iman kepada Bapa yang menciptakan segala sesuatu di dunia ini," tambahnya.

Nikon Celis, yang ambil bagian dalam ritual ini mengatakan bahwa, para pengikut pantang melakukan aktivitas seksual dan memakan daging babi pada hari Selasa dan Jumat.

Berikut cara mereka melakukan ritual tersebut.

(viv/01)