terminal purabaya

SURABAYAPAGI.com, SURABAYA - Mulai Selasa (20/3/2018) dini hari, dilakukan rekayasa jalur keberangkatan Terminal Purabaya Bungurasih Sidoarjo.

Ada perubahan jalur di 26 shelter keberangkatan.

Jika selama ini jalur Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terpisah-pisah, mulai hari ini dikelompokkan.

Begitu juga jalur bus Patas dan non Patas juga dikelompokkan sesuai jalurnya.
"Kami kerahkan petugas dan pasang papan petunjuk. Kami perlu tata ulang agar tidak semrawut jelang mudik Lebaran," kata Kepala Sub Unit Terminal Purabaya Harjo, Selasa (20/3/2018).

Saat ini tidak ada lagi penumpang tujuan lokal Jatim berbaur di lorong keberangkatan dengan penumpang luar Jatim.

Begitu juga jalur Patas dan non Patas juga terpisah.

Winarti, salah satu penumpang yang hendak ke Solo semula mengira jalur bus tujuannya di jalur tengah.

Dia sempat mencari bus yang dituju karena belum ada tulisan petunjuk.

"Beruntung ada petugas yang mengarahkan. Itu bisnya sudah keliharann," ucap Winarti di lantai dua jalur keberangkatan AKAP yang hendak naik Bus Sumber Selamat.

Ya, mulai dini hari tadi semua jalur bus di setiap shelter keberangkatan terminal itu diubah.

Evaluasi selama ini, banyak penumpang yang campur baur.

Saat ini dilakukan penataan. Apalagi penumpang yang baru masuk terminal seperti bandara itu cenderung bingung. Kondisi ini bisa dimanfaatkan calo.

"Arus mudik nanti harus tertib dan rapi di Purabaya," tandas Harjo.

Saat ini ada 26 jalur di terminal itu. Penumpang selama ini akan turun langsung dari lantai dua menuju pintu bus.

Setelah ditata jalur 1-16 untuk jalur AKDP. Selebihnya jakur AKAP.

"Khusus bus kelas eksekutif atau bus malam ada di jalur 22-26," jelas Harjo.

(sry/03)