ilustrasi

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berakhir sudah pelarian Agus Ari Efendi (36), warga Dudun Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulunagung selama lima tahun terakhir.

Agus adalah pelaku pengeroyokan dengan senjata tajam pada tahun 2013 silam.

Korbannya adalah Sugeng Riyadi (36), seorang anggota polisi yang tinggal di Desa Bulus, Kecamatan Bandung.

Usai melakukan penganiayaan, Agus melarikan diri ke Kalimantan. Polisi pun kesulitan melacaknya.

Namun pada Senin (19/3/2018) malam Agus ditangkap di rumahnya.

Ternyata selama lima tahun di Kalimantan, Agus rindu dengan kampung halamannya.

Wakapolres Tulungagung Kompol Andik Gunawan membenarkan penangkapan terhadap Agus.

"Dia adalah pelaku penganiayaan terhadap anggota polisi hingga luka berat lima tahun silam," ungkap Mustijat.

Andik menuturkan, lima tahun lalu ada perkelahian di depan sebuah rumah sakit di Kecamatan Bandung.

Sugeng Riyadi yang saat itu berpangkat Brigadir Kepala mencoba melerai.

Namun ternyata Agus sakit hati karena tidak jadi berkelahi.

Agus pulang dan mengambil senjata tajam. Bersama teman-temannya Agus mengeroyok Sugeng.

"Saat itu ada delapan pelaku yang mengeroyok anggota kami," tambah Andik.

Sugeng mengalami sejumlah luka bacok, antara lain di leher, dada dan lengan.

Usai penganiayaan itu, Agus kabur ke Kalimantan selatan.

Hingga akhirnya Agus pulang karena merasa rindu dengan kampung halamannya.

"Pelaku masih berusaha melawan saat akan kami tangkap. Terpaksa petugas melumpuhkan dengan tembakan," tandas Andik.

(sry/03)