Ilustrasi

SURABAYAPAGI.com, Bekasi - Polres Metro Bekasi Kota menangkap satu anggota sebuah ormas yang mengeroyok dua anggota TNI AU di Jalan Jati Kramat, Kelurahan Jati Kramat Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat, persisnya di depan Giant Hypermall Bekasi, pada Rabu 21 Maret 2018 malam.

"Satu orang pelaku AP (20) sudah ditangkap. Anggota masih mencari pelaku lainnya," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto, Kamis (22/3/2018).

 

Ia menjelaskan, korban berinisial AS (28) warga rusunawa Mabes TNI Blok D Nomor 303 Jati Makmur, Kecamatan Pondok Gede dan rekannya HK (29) warga rusun TNI AU Cakung Payangan, Kelurahan Jati Sari, Kecamatan Pondok Gede, mendatangi Polres Metro Bekasi sekira pukul 01.30 WIB, guna melaporkan kasus pengeroyokan yang menimpa keduanya, yang dilakukan sekelompok anggota sebuah ormas. 

Kejadiannya berawal saat korban AS berjualan durian di lapak buah di sekitar lokasi sekira pukul 20.00 WIB. Kemudian, datang pelaku AP, warga Jalan Penghulu I RT 05 RW 06 Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, bersama sejumlah rekannya yang diperkirakan berjumlah 15 orang, dan mengaku sebagai anggota sebuah ormas.

"Pelaku dan rekannya lalu memaksa meminta durian sebanyak 9 buah kepada korban," ujarnya.

Korban tak terima dengan permintaan pelaku yang meminta terlalu banyak buah dagangannya, dengan alasan takut rugi. Mendengar penolakan korban, pelaku pun tersinggung dan langsung mendorong korban. Dan seketika itu terjadi aksi dorong-mendorong disertai pemukulan terhadap korban.

Melihat rekannya dikeroyok, korban HK lalu datang untuk membantu AS. Namun, usaha HK untuk membantu AS sia-sia. Keduanya pun dikeroyok oleh pelaku AP dan rekan-rekannya.

"Korban juga dilempari buah durian hingga kedua korban mengalami luka-luka di seluruh tubuh dan wajah," jelas Indarto.

Korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke pihak kepolisian. Setelah diperiksa, keduanya lalu melakukan visum di RSUD Kota Bekasi. Kini, kasusnya ditangani Polres Metro Bekasi Kota, dan masih petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. (oz/02)