SURABAYA PAGI.COM, Surabaya - Awal pekan ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Penyidik Polrestabes Surabaya, terkait kasus penembakan mobil Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi, yang dilakukan tersangka Rocye Muljanto alias RM (38). Kini, Rocye yang diketahui anak pemilik Liek Motor, Liek Muljanto, ini ditahan Polrestabes Surabaya setelah ditetapkan tersangka. Kasipidum Kejari Surabaya Didik Adyotomo mengatatakan selain menerima P16, Kejari juga telah menunjuk dua orang jaksa untuk menangani kasus tersebut.“Ya benar, pihak kami telah menerima SPDP atau P16 Senin lalu, 19 Maret 2018. Sedangkan jaksa untuk perkara itu ada dua, jaksa pertama saya dan jaksa keduanya Ali Prakoso,” ujar dia saat di konfirmasi, Kamis (22/3/2018). Seperti diketahui, Mobil Toyota All New Innova milik Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kota Surabaya, Eri Cahyadi diberondongi tembakan sebanyak 11 kali. Kejadiannya Rabu (14/3) lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Dari kasus ini, tersangka Rocye Muljanto dijerat Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan, Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan pemberatan dan melanggar Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Daarurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api. Rocye ditangkap di kawasan Bundaran Waru setelah kejar-kerajaran dengan polisi. Dikonfirmasi terpisah, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyatakan proses hukum Royce masih dilakukan. Ia menegaskan, meskipun sudah ada permintaan maaf dan bersedia mengganti kerusakan mobil akibat ulahnya. Royce tetap ditahan. "Iya ada ditahan di Polrestabes," jawab Rudi, kemarin. Disinggung terkait apakah ada upaya penangguhan penahanan yang diupayakan pihak keluarga, perwira tiga melati itu dengan tegas menjawab belum ada. "Tidak ada upaya penagguhan dari pihak manapun saat ini," tutupnya. n bd/fir