BNN telah meringkus pengedar dan barang bukti daun ganja

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur berhasil menggagalkan peredaran daun ganja kering asal Biren Aceh sebanyak 19.826 gram.

Sementara barang bukti daun ganja tersebut didapatkan dari tiga tersangka yang terdiri dari Nurul (33) asal Ds. Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Suki (34) asal Ds. Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi dan Dedi (32) asal Kelurahan Rambigundam Kecamatan Rambipuji Jember.

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigadir Jenderal Polisi Drs Bambang Budi Santoso menjelaskan awal mula terbongkarnya ungkap ganja kering ini dimulai penangkapan Nurul di Halaman Indomart Gladag Jalan Jember, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Tersangka dijemput oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur tepatnya hari Jumat 23 Maret 2018 sekitar pukul 15.30 WIB. "Dari penangkapan Nurul anggota kami mendapatkan 14 bungkus ganja seberat 12.072 gram," kata Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Bambang Budi Santoso, Rabu (28/3/2018).

Setelah mengamankan Nurul, BNNP Jatim berhasil mengembangkan, lalu esoknya 24 Maret 2018 sekitar pukul 08.00 WIB di hotel Duta, mendapatkan barang bukti sembilan bungkus ganja seberat 7.754 gram dari tangan Suki (34) asal Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Banyuwangi. "Ganja tersebut usai diambil SK dari kantor pos Muncar Banyuwangi," lanjutnya.

Ketika keduanya dilakukan pemeriksaan di kantor BNNP Jatim, bahwa ganja 19.826 gram tersebut mendapatkan perintah dari masing-masing pimpinan.

Seperti pengakuan Nurul mengaku jika ganja sebanyak itu adalah milik Pak Mat yang ada di Bali.

Termasuk Suki diperintah mengambil ganja itu atas perintah Dedi (32) asal Kel. Rambigundam Kec. Rambipuji, Jember."Rencana ganja asal Aceh itu akan dikirim dan diedarka ke Denpasar Bali," pungkasnya. (bj/04)