Wakil Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Jawa Timur Andira Reoputra. (SP/RIKO)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Achmad Fajar Ridwan Hisyam bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kekaryaan serta beberapa gerbong OKP kepartaian dan keagamaan tetap Solid akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) di Malang atau Surabaya demi terciptanya keutuhan dan kesolidan KNPI Jatim.

Perpecahan ditubuh KNPI pusat versi Rifai dan versi Fadh berdampak besar terhadap perpecahan OKP kepemudaan di Jawa Timur, merespon kejadian yang memaksakan momentum Musda KNPI Jatim yang diadakan di Trenggalek tidak Sah dan tidak sesuai apa yang dilakukan waktu musda terdahulu.

Menurut Wakil Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Jawa Timur Andira Reoputra, mengatakan semenjak dari awal mengetahui adanya musda di Trenggalek kami tetap hormati dan kami hadir di Trenggalek, ternyata ketika di arena Musda para panitia sengaja menutupi database OKP yang di undang di Musda tersebut. “Ini jelas ada permainan dan settingan untuk memenangkan Gus Ipin dan kami rasa musda di Trenggalek tidak transparan, dan ini jelas mencederai marwah KNPI,” jelasnya, Rabu (11/4/2018).

Andira Reoputra yang sering di sapa Reo ini, menjelaskan bahwa di KNPI terdapat 4 Unsur OKP; OKP Kekaryaan (AMPI, BMK 57 Kosgoro, Hima Kosgoro, Baladika Karya dll), OKP Profesi, OKP Keagamaan dan OKP Kemahasisswan. Dari Unsur tersebut pihaknya memandang Musda ini tidak jelas dari sisi para peserta Musda di Trenggalek. karena Pihak yang mengklaim karateker Musda Jatim tidak bisa menunjukan data peserta yang harus terverifikasi oleh semua elemen OKP Jawa Timur.
“Kami bersama 25 OKP dan 25 DPD KNPI kabupaten/kota siap diadu data OKP dan KNPI yang tidak mendukung adanya musda di Trenggalek,” tegas Reo.

Untuk itu kami, sangat menyesal dengan adanya perpecahan yang menghasilkan Gus Ipin Wabup Trenggalek menjadi pemicu insiden permasalahan organisasi pemuda di Jawa Timur. “Kami harus jaga martabat KNPI, dengan Musda yang transparan dan sesuai konstitusi,” pungkas Reo. rko