Ketua Harian KONI Jatim, M. Nabil.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – KONI Jatim akan menggandeng sejumlah KONI Kabupaten/Kota sebagai bentuk pencegahan terhadap bahaya narkoba. Hal ini dilakukan agar persebaran informasi tentang bahaya narkoba bisa lebih luas.

“Kita mempunyai jaringan yang cukup bagus untuk menggaransi. Ada KONI Kabupaten/Kota sejumlah 38. Ada cabor masing-masing rata-rata punya atlet semua,” jelas M. Nabil selaku Ketua Harian KONI Jatim.

Untuk menggandeng para atlet, KONI Jatim telah memastikan jika para atlet telah benar-benar bersih dari narkoba dengan melakukan tes dan hasilnya negatif.

“Kemarin kita juga mengadakan tes narkoba hasilnya negatif semua. Kemarin mendadak saja. Kita undang untuk sosialisasi dan kita tes tapi hasilnya bener-bener tidak ada. Jangankan narkoba, doppingpun kita tidak ada. Benar-benar clear and clean, 100 persen tidak ada,” jelasnya.

Setelah dari atlet sendiri negatif, diharapkan mereka (atlet-atlet, redaksi) bisa menginformasikan kepada keluarga ataupun rekan-rekannya.

Dengan banyaknya jumlah atlet KONI Kabupaten/Kota, KONI Jatim yakin pihaknya dapat dengan cepat menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat luas.

“Kita punya Koni Kabupaten Kota sejumlah 38 dan masing-masing KONI itu punya atlet. Cabor disana kan rata-rata sekitar 30 cabor itu minimal ada yang lebih. Dari situkan mereka punya atlet juga. Nah dari situ kita cegah semua,” tambahnya.

Nabil melanjutkan, selama ini untuk menghindari bahaya narkoba pihaknya selalu mengatakan bahwa selain prestasi harus juga punya jati diri, “kita menggunakan motto prestasi tanpa narkoba,” tegas Nabil.lx