Ilustrasi

SURABAYAPAGI.com - Sejumlah ilmuwan memberikan peringatan bahwa duduk sepanjang hari di kursi atau sofa Anda sambil menonton televisi bisa membuat Anda bodoh.

Para peneliti telah menemukan bahwa mereka yang menjalani gaya hidup sedentari atau kurang aktvitas fisik memiliki bagian otak yang penting untuk membentuk ingatan lebih kecil. Studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of California di Los Angeles ini juga memberikan daftar lain mengenai bahaya duduk terlalu lama.

Berbagai bukti telah menghubungkan antara kebiasaan buruk dengan penyakit jantung, diabetes, dan beragam bentuk kanker dan kematian dini dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, riset baru ini yang diambil dari 35 partisipan menunjukkan bahwa duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko demensia.

Dilansir dari laman Daily Mail, mereka yang punya gaya hidup malas memiliki lebih sedikit materi abu-abu di lobus medial temporalnya, bahkan sekali pun mereka rajin melakukan jalan cepat, bersepeda atau lari. Penurunan di area ini berulang kali ditunjukkan sebagai tanda peringatan awal penyakit alzheimer pada pasien paruh baya dan lansia.

Meski demikian, para peneliti dari studi yang dipublikasikan di PLOS ONEmemperingatkan bahwa studi ini tidak terlalu banyak membuktikan duduk terlalu lama menyebabkan struktur otak menipis. Tapi, mereka menambahkan bahwa riset ini memang benar membuktikan bahwa semakin lama waktu dihabiskan untuk duduk berkaitan dengan menipisnya bagian otak ini.

"Menipisnya lobus medial temporal bisa menjadi prekursor penurunan kognitif dan demensia pada usia paruh baya dan lansia," tulis para peneliti.

Dengan mengurangi kebiasaan sedentari bisa menjadi intervensi dalam meningkatkan kesehatan otak pada orang yang berisiko terkena alzheimer. Lobus temporal berada pada kedua sisi otak, dekat dengan pelipis. Bagian ini berurusan dengan ingatan yang meliputi pengenalan wajah dan obyek serta bahasa.