Bripka Purnomo tengah bercengrama dengan nenek-nenek penghuni Liponsos Babat usai membagikan nasi bungkus. FOTO: SP /MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Agenda setiap hari Jum’at, nampaknya sudah menjadi rutinitas Polisi dan sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Beramal dengan Iklas (Berkas) untuk selalu peduli sesama. Dan kali kepedulian itu diberikan ke penghuni panti jumpo di Babat Lamongan, dengan membagikan nasi bungkus.


Pemberian nasi bungkus kepada kakek-kakek dan nenek-nenek tersebut, seperti yang disampaikan oleh Rudi anggota Berkas, adalah penghuni Liponsos ini sangat butuh perhatian, setidaknya dengan nasi bungkus yang dibagikan ini, mereka semua bisa sarapan dan makan bareng. "Makan bareng seperti ini bisa menjaga kebersamaan dan dapat membangkitkan semangat mengarungi kehidupan,"terangnya.


Menurutnya, kaum Jumpo di Panti membutuhkan perhatian khusus agar mereka tetap dapat menjalani kehidupan dengan semangat, meski harus jauh dari anak atau familinya. “Setiap Hari Jum’at, temen-teman dari Berkas terus berusaha menyambanginya untuk berbagai nasi bungkus,” ungkap Rudi menambahkan.


Sementara itu, Bripka Purnomo, anggota Polisi dari Polsek Babat menyebutkan selain berbagai di Panti Jumpo Babat itu, sedekah nasi bungkus tersebut juga diberikan pada warga di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) di Wonorejo Kecamatan Babat.


“Berbagi basi bungkus juga dilakukan di Panti Asuhan dan tukang becak di sekitaran Babat. Dan untuk hari ini sebanyak 350 nasi bungkus yang kita bagikan,” kata Bripka Purnomo yang juga anggota Berkas menjelaskan.


Nasi bungkus yang dibagikan ini lanjutnya, merupakan sumbangan sejumlah donator, diantaranya donator di sekitar Babat, donator dari perantau di luar Babat serta perantau luar negeri.


Di sisi lain, Sunariyanto, seorang donator dari Surabaya mengaku selain untuk membantu warga kurang mampu, sedekah tersebut juga merupakan kebersamaan dalam bentuk kepedulian bersosial. “Berkehidupan sesungguhnya adalah saling membantu, termasuk membantu yang lain yang kebetulan dalam kondisi kurang mampu,” papar Sunariyanto.


Sedangkan Kasi Pembinaan dan Bimbingan Panti Jumpo Babat, Sutrisno, mengaku, apa yang dilakukan warga yang tergabung dalam Berkas tersebut sangat bermanfaat karena para penghuni Panti Jumpo merasa sangat diperhatikan. “Kedatangan anggota Berkas ini seolah menjadi obat bagi kakek-kakek dan nenek-nenek yang ada di sini,” ungkap Sutrisno.


Seperti diketahui, selain membagikan sedekah nasi bungkus setiap Hari Jum’at, Komunitas Beramal dengan Iklas berkas juga membagikan uang saku pada siswa dari keluarga kurang mampu di sekolah-sekolah sekitar wilayah Babat.jir