Siswa siswi SMPN, Mts dibawa naungan Ponpes Sunan Drajat Paciran Lamongan, saat mendengarkan tausiah dari pengasuh nya KH Abd Ghofur dalam acara doa bersama jelang UNBK. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) sudah tidak lagi menentukan kelulusan, namun semua siswa diminta tetap serius dalam mengerjakan soal UNBK, karena juga akan bisa menentukan prestasi diri sendiri dan prestasi lembaga, untuk kelangsungan masa depan.

Pesan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito Minggu (22/4/2018) saat dihubungi Surabaya Pagi via handpone, satu hari jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Saya minta seluruh siswa baik SMP maupun Mts baik negeri maupun swasta se Kabupaten Lamongan, untuk tetap mengerjakan soal UNBK dengan serius, karena bagaimanapun juga hasil UNBK bisa menambah prestasi siswa dan juga prestasi lembaga pendidikan itu sendiri, "pesanya.

Karena untuk kelulusan siswa pada tahun ini lanjut Adi, bukan ditentukan dari hasil UNBK, tapi ditentukan dari banyak variabel, meski demikian siswa tidak boleh seenaknya dalam mengerjakan soal. "Ya memang UNBK tidak menetukan kelulusan, tapi hasil UNBK juga bisa menjadi ukuran siswa itu berprestasi atau tidak, "terangnya.

Sementara itu, persiapan UNBK juga sudah mendekati 100 persen. Dwounload soal juga sudah dilakukan. "Soal sudah di dwounload, tinggal besok (Senin red) ada token atau pasword untuk membuka soal 5 menit sebelum mengerjakan, "terangnya.

Tahun ini, jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat di Lamongan mencapai 20.233 siswa, dari 359 lembaga sekolah negeri dan swasta. Dengan rincian lembaga SMP sebanyak 156 negeri swasta, Mts 176 negeri swasta lembaga dan Paket B 12 serta paket C 15 lembaga. jir