Ilustrasi.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Bercinta merupakan aktivitas yang bisa memberikan kepuasan dan kesenangan. Namun setelah selesai melakukan adegan ranjang dengan pasangan, biasanya akan terasa risih, jika area kemaluan tak segera dibersihkan.

Mengenai hal ini, dilansir laman Times of India, berikut beberapa aturan yang harus dilakukan, sebelum dan sesudah bercinta.

Jangan Menggunakan Sabun

Menurut para ahli, pasca bercinta, area genital menjadi mengembang dan saling bergesekan, membuatnya sangat sensitif jika dibasuh dan dicuci dengan sabun. Dan seperti diketahui, sabun mengandung banyak bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi parah dan karenanya, harus dihindari mencuci area intim dengan sabun setelah bercinta. Jika Anda benar-benar ingin mandi, pilihlah air biasa dan tidak perlu menggunakan sabun.

Jangan Mandi Air Panas

Setelah berhubungan seks, mandi air hangat mungkin tampak seperti pilihan yang tepat. Karena seks bisa membuat Anda merasa bahagia, tenang, dan rileks, mandi air hangat tampak seperti cara sempurna untuk mengakhirinya. Namun, hal itu ternyata salah. Ternyata, vulva seorang wanita membengkak karena rangsangan seksual yang dapat mengarah pada pembukaan vagina. Setelah ini terjadi, bagian intim wanita rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, mandi air hangat dapat membuat vagina rentan terhadap infeksi dari kulit pasangannya.

Membasuh dengan Handuk atau Tisu

Menggunakan handuk atau tisu ternyata bisa jadi pilihan yang baik untuk membasuh area kemaluan setelah bercinta. Cara ini lebih baik untuk kesehatan genital dan juga memberikan waktu untuk kembali ke ukuran atau bentuk normal. Namun, jangan menggunakan tisu basah beraroma, karena mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit

Buang Air Kecil

Cara terbaik untuk menghindari bakteri masuk ke area intim setelah bercinta adalah buang air kecil. Tidak ada alternatif lain selain buang air kecil. Ini paling aman jika Anda ingin tetap area intim sehat dan terhindar dari infeksi.

Lakukan Seks yang Aman

Agar bercinta aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan, gunakanlah kondom atau alat kontrasepsi lain. Seks yang tidak aman dapat menyebabkan infeksi menular seksual yang mengancam jiwa.v