Atlet-atlet Pelatnas sedang melakukan latihan.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelatih KONI Jatim belum bisa melaksanakan kunjungan kepada para atlet Jawa Timur yang mengikuti Pelatnas. Hal tersebut dikarenakan belum ada keputusan resmi tentang nama-nama atlet yang mewakili Indonesia dalam ASIAN GAMES 2018. Pernyataan tersebut dinyatakan oleh M. Nabil selaku Ketua Harian KONI Jatim.

“Belum, pelatih belum kesana (menemui atlet, red). Kita masih menunggu keputusan dari pihak sana. Sampai saat ini masih belum disahkan (nama-nama atlet yang mewakili ASIAN GAMES, red),” ujarnya.

Nabil menambahkan jika atlet-atlet yang sekarang mengikuti Pelatnas masih dalam pelatihan, dan harus melewati tahap penyaringan. Mereka yang bagus akan diikut sertakan mewakili ASIAN GAMES, sedangkan jika dalam pelatnas hasilnya buruk kemungkinan mereka tidak bisa diikut sertakan.

“Mereka (atlet-atlet, red) masih harus mengikuti tahap degradasi, jadi ya kalau hasilnya kurang optimal bisa jadi atlet-atlet tidak mewakili ASIAN GAMES,” ujarnya.

Berdasarkan keterangannya, terdapat beberapa atlet Jatim yang mengikuti Pelatnas, yaitu Felda, Rizki, Muhammad dll. Mereka semua adalah atlet terbaik yang dimiliki Jatim.

“Mereka memang memenuhi standart dan layak masuk di dalam squad (Puslatnas, red) itu. Taekwondo ada 2, Muhammad dan Rizki. Di Wushu Felda, dll," ujarnya.

Rencananya, KONI Jatim meminta kepada pelatih-pelatih KONI Jatim untuk mendampingi atlet-atlet (kunjungan atlet, red) di Pelatnas sebagai bentuk dukungan moril.Bentuk-bentuk membangun komunikasi itu yakni dalam bentuk kunjungan atlet. Hal tersebut dilakukan mengingat tidak semua pelatih KONI Jatim menjadi pelatih atlet Pelatnas.

"Pelatih-pelatih kita yang punya hubungan emosional dengan atlet-atlet kita yang masuk di ASIAN GAMES itu kita bangun komunikasinya supaya ada penguat secara psikologi (khususnya atlet-atlet perempuan, red)," ungkapnya.

Sayangnya, rencana kunjungan tersebut harus tertunda karena menunggu keputusan resmi nama-nama atlet yang mewakili Indonesia dalam ASIAN GAMES 2018.lx