Ilustrasi polisi Pakistan. (AFP Photo/Abdul Majeed)

SURABAYAPAGI.com, Pakistan - Tiga serangan bom bunuh diri mengincar kepolisian dan pasukan paramiliter Pakistan di Quetta, Selasa (25/4). Pihak berwenang menyatakan enam polisi tewas dan 15 pasukan keamanan lainnya luka-luka.

Kepala kepolisian daerah, Moazzam Jah Ansari, mengatakan seorang pelaku meledakkan diri dekat truk polisi. Tujuh orang polisi terluka dalam serangan itu.

"Serangan ini adalah serangan bunuh diri, dan kami mendapat konfirmasi bahwa enam petugas polisi kami tewas," kata Ansari kepada Reuters.

Setengah jam sebelumnya, dua pelaku bom bunuh diri mencoba menyerang titik pengecekan di pinggiran kota tersebut, tapi pasukan setempat mencegahnya, kata seorang petinggi paramiliter.

Dia mengatakan pasukan itu sempat melepas tembakan kepada para pelaku, yang kemudian meledakkan diri dan melukai delapan orang. Kedua pelaku tewas, kata petinggi yang enggan disebutkan namanya itu.

Pihak militer akan menerbitkan pernyataan resmi dalam waktu dekat. Sementara, belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Quetta adalah ibu kota provinsi Baluchistan yang kerap dirundung kekerasan.

Kelompok bersenjata Islamis terkait Taliban, al-Qaidah dan ISIS masih beroperasi di provinsi yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan itu. Daerah tersebut juga dihadapkan pada pemberontakan etnis Baloch.

ISIS membentuk cabang di Pakistan dan Afghanistan, utamanya dengan merekrut pecahan-pecahan faksi kelompok bersenjata lain. Para pengikutnya telah mengklaim sejumlah serangan paling mematikan di Pakistan belakangan ini.