Satlantas Polres Jember saat melakukan Operasi Patuh Semeru 2018. (SP/ANDIK)

SURABAYAPAGI.com, Jember- Satlantas Polres Resmi mengelar Operasi semeru 2018. Operasi lalu lintas ini di jadwalkan berlangsung selama 14 hari yakni mulai hari Kamis, 26/4/2018 hingga 9/5/2018. Operasi patuh Semeru ini di awali dengan gelar pasukan di lapangan Satlantas Sumbersari Jember, pada hari Kamis (26/4/2018).

“Operasi Patuh Semeru 2018 dimulai tanggal 26 April sampai 09 Mei yang dimana berlangsung 14 hari,” jelas Kasat Lantas AKP Prianggo Malau Parlindungan SIK, Minggu (29/4/2018) kemarin

Hingga saat wawancara berlangsung, sudah dua hari Operasi Patuh Semeru berjalan. Terhitung tanggal 28 karena sore hari ini tanggal 29 April masih direkap untuk tilangan baik roda empat dan dua," ujar Kasat Lantas.

Selama dua hari ini, sudah terdapat 250 tilangan dengan 28 teguran. Total pelanggar ada 278 yang berhasil ditindak.

Ia menjelaskan, jika Operasi patug Semeru ini bukan merupakan operasi pada umumnya. “Operasi ini tidak hanya operasi biasa. Operasi pencegahan dan pembinaan, dan keselamatan bagi pengemudi kendaraan. Untuk targetnya Operasi Semeru menitikberatkan pada tindak represif tilang dengan maupun tilang merah," terangnya.

Mengenai jenis pelanggaran, Kasat Lantas Prianggo menjelaskan ada delapan pelanggaran yang diproritaskan pada 2011 hingga 2035. Pelanggaran tersebut adalah, “memakai handphone saat berkendara, kemudian tidak menggunakan helm Standard Nasional Indonesia, kemudian roda empat tidak memakai sabuk keselamatan, melebihi batas kecepatan tentunya ditandai dengan rambu-rambu lalu lintas di ruas badan jalan tersebut dan melawan arus ini yang menjadi perhatian karena rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, mengemudikan kendaraan di bawah minuman keras, mengemudikan di bawah pengaruh narkoba dan yang terakhir pengendara di bawah umur dimana belum memiliki kompentensi untuk memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM)," pungkasnya.ndik