SURABAYAPAGI.com - Usus buntu termasuk salah satu jenis penyakit dalam, yang terjadi akibat peradangan / pembengkakan pada bagian kelenjar Apendiks. Penyakit usus buntu kebanyakan terjadi pada seseorang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi jenis-jenis makanan kasar, atau sulit sekali untuk dicerna tubuh. Penyakit ini bisa terasa lebih parah dan terasa sakit jika perut telah mengalami tekanan. Nah untuk memperjelas faktor penyebab utama usus buntu berdasarkan kebiasaan, mari kita simak ulasan berikut ini.

1. Sering konsumsi gorengan

Sangat mustahil rasanya jika salah satu di antara kita tidak pernah memakan gorengan. Makan makanan gorengan sebenarnya tidak menimbulkan masalah, dengan catatan tidak dikonsumsi setiap hari atau menjadi kebiasaan. Makanan gorengan diolah dengan menggunakan lemak jenuh untuk mematangkannya. Sementara efek dari kandungan lemak dalam gorengan ini, bisa menyebabkan masalah lain seperti kolesterol naik, dan penyebab terjadinya usus buntu.

2. Makan jambu biji tanpa disaring

Tanpa kita sadari memakan buah jambu biji memang terasa sangat nikmat hingga membuat kita ketagihan. Rasa khas dan manis dalam buah ini menjadikan banyak orang yang menyukainya. Namun tahukah anda, biji kecil yang terdapat di dalamnya itu termasuk salah satu bagian buah yang tidak bisa dicerna. Sehingga sangat memungkinkan keberadaan biji ini bisa menyebabkan usus menjadi buntu.

Namun menurut laman hellosehat, memang biji jambu di atas sedikit pengaruhnya terkait usus buntu, hanya sekian persennya saja. Namun tetap perlu diwaspadai agar hindari makanan bertekstur keras, yang sulit dicerna usus. Demikian guna menghindari hal-hal yg tak diinginkan dikemudian hari.

3. Makanan yang tak higienis

Usus buntu juga dapat disebabkan oleh bakteri jahat yang terdapat dalam makanan, yang mungkin pernah kita makan. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, kamu diharuskan untuk menghindari makanan terbuka / tanpa pembungkus, agar bakteri dan virus tak mudah mengontaminasi makanan yang akan dikonsumsi.

4. Terlalu sering menahan kentut

Ternyata selain faktor makanan, penyebab terjadinya usus buntu juga dapat timbul akibat kebiasaan menahan kentut. Hal ini terjadi karena udara gas yang akan dikeluarkan mengandung gas bakteri yang beragam sifatnya. Jika kamu keseringan menahan gas yang tidak dibutuhkan oleh tubuh ini, maka kemungkinan gas akan mengikis dinding usus. Pada akhirnya menyebabkan peradangan, hingga menimbulkan usus buntu.

5. Makanan yang dibakar

Berikutnya makanan yang bisa menjadi faktor penyebab usus buntu adalah makanan yang dibakar menggunakan arang. Makanan olahan seperti ini, ternyata bisa memicu terjadinya usus buntu akibat zat kimia yang berasal dari arang, yang mana meresap langsung ke dalam makanan saat dikonsumsi.

6. Sering Menahan Buang Air Besar (BAB)

Perlu anda pertimbangkan lagi, bagi anda yang memiliki kebiasaan seperti ini sangat tidak patut jika di terus-teruskan di hari berikutnya. Kebiasaan sering menahan BAB ini akan menyebabkan tubuh mengalami penumpukan bakteri, yang berkemungkinan besar bisa menginfeksi usus menjadi usus buntu.

7. Terlalu sering konsumsi makanan berlemak

Tingginya konsumsi makanan berlemak juga bisa menjadi faktor risiko penyebab usus buntu. Pastinya keberadaan lemak berlebih dalam tubuh sangat tidak disarankan oleh seluruh ahli kesehatan. Selain dapat menyebabkan kolesterol dan beberapa penyakit berbahaya lain, lemak jenuh yang masuk melalui makanan ini juga bisa mengakibatkan terkena risiko penyakit usus buntu.

8. Mengonsumsi makanan sembarangan

Penyebab berikutnya yang mengakibatkan anda mengalami masalah usus buntu, yaitu seperti adanya bakteri Salmonella yang mengendap dalam saluran pencernaan. Bakteri Salmonella ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui beberapa jenis makanan kurang sehat / kotor dan tercemar. Maka dari itu pilihlah makanan yang sehat, bersih dan higienis agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.

Tambahan :
Usus buntu juga termasuk salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi usus, yang menimbulkan rasa sakit tak terbayang. Oleh sebab itu, Usus buntu jangan dianggap remeh, karena penyakit ini jika dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, hingga memicu penderita untuk melakukan operasi. arb