Roman Abramovich

SURABAYAPAGI.com - Tak semua miliader di dunia lahir di kasur emas dan makan dengan sendok perak sejak kecil. Faktanya, banyak pula yang berasal dari keluarga tidak mampu, atau di bawah garis kemiskinan.

Namun, upaya yang keras, ketabahan hati, dan keberuntungan yang besar, mereka bisa bangkit dari keterpurukan keluarganya dan menghasilkan pundi-pundi kekayaan yang dinikmatinya saat ini.

Dilansir dari Business Insider, Jumat 4 Mei 2018, berikut ini lima miliader yang berasal dari keluarga miskin. Kisah inspiratif mereka pun, bisa menjadi motivasi kita untuk maju.

1. Oprah Winfrey

Oprah Winfrey

Lahir dalam keluarga miskin, Oprah memulai kariernya menjadi koresponden TV Afrika Amerika di Nashville. Wanita kelahiran Mississippi ini pun mendapatkan beasiswa di Tennessee State University.

Pada 1983, Oprah pindah ke Chicago, untuk membuat sebuah talk show AM yang kini disebut The Oprah Winfrey Show. Saat ini, kekayaan bersih Oprah mencapai US$2,8 miliar.

2. Howard Schultz

Howard Schultz

Saat diwawancara dengan Mirror, Schultz mengungkapkan, Banyak orang yang tidak tahu bagaimana masa kecilnya dilalui. Dia mengaku harus bekerja keras memanjat ’tembok yang tinggi’ untuk mencapai posisinya saat ini.

"Saya mungkin memiliki setelan dan dasi yang mahal saat ini. Tetapi, saya sadar dari mana saya berasal," ujarnya.

Howard mendapatkan beasiswa dari hobi sepakbolanya di Universitas Northem Michigan dan mulai bekerja di Xerox setelah lulus. Beberapa waktu kemudian, dia pun mengambil alih kedai kopi bernama Starbucks yang saat itu memiliki 60 toko.

Dia pun menjadi CEO pada 1987, dan mengembangkan rantai kopi internasional itu menjadi lebih dari 16 ribu outlet di seluruh dunia. Saat ini, dia memiliki kekayaan bersih US$2,8 miliar.

3. Jan Koum

Jan Koum

Koum dilahirkan di Kyiv, Ukaina. Pada usia 16 tahun, dia menemani ibunya ke California, dan tinggal di apartemen bantuan dari pemerintah. Untuk bertahan hidup, dia menyapu lantai di sebuah toko lokal.

Menurut Independen, Koum mengaku otodidak belajar keterampilan komputer. Pada 2009, dia mendirikan layanan pesan seluler terbesar di dunia, WhatsApp, yang akhirnya dibeli oleh Facebook seharga US$22 miliar pada 2014.

Saat ini, kekayaan bersihnya mencapai US$9,1 miliar.

4. Larry Ellison

Ilustrasi Oracle

Larry lahir di Brooklyn, New york, Ellison dibesarkan oleh bibi dan pamannya di Chicago. Setelah bibinya meninggal, Ellison putus kuliah dan pindah ke California, bekerja serabutan selama delapan tahun.

Pada 1977, dia mengembangkan perangkat lunak atau software Oracle, yang kini menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Kekayaan bersih Larry saat ini, US$55,6 miliar

5. Roman Abramovich

Roman Abramovich

Taipan bisnis asal Rusia, yang juga pemilik klub sepak bola Chelsea ini, lahir dalam kemiskinan. Dia pun menjadi yatim piatu pada usia dua tahun. Roman akhirnya dibesarkan oleh paman dan keluarganya di wilayah subarktik Rusia utara.

Ketika menjadi mahasiswa di Moscow Auto Transport Institute pada 1987, dia memulai sebuah perusahaan kecil yang memproduksi mainan plastik. Bisnisnya itu membantunya menemukan bisnis minyak.

Kemudian, sebagai pemimpin tunggal perusahaan Sibneft, ia menyelesaikan merger yang menjadikannya perusahaan minyak terbesar keempat di dunia. Perusahaan itu dijual ke Gazprom, titan gas milik negara pada 2005 seharga US$13 miliar.

Kekayaan bisnisnya saat ini mencapai US$11,6 miliar.