Satuan Lalulintas Polres Gresik mulai melakukan pemetaan jalur black spot dan truble spot dengan menggunakan speed gun.(SP/AIDID)

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Jelang bulan Ramadan, Satuan Lalulintas Polres Gresik mulai melakukan pemetaan jalur black spot dan truble spot. Satu diantaranya dengan cara memantau kecepatan kendaraan yang sedang melintas di jalan Pantura.

"Kami sudah mulai menggunakan alat yang disebut speed gun dari Korlantas Mabes Polri untuk memantau kecepatan kendaraan yang melintas," ungkap Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, Senin (7/5).

Alat pemantau kecepatan kendaraan tersebut sudah diujicobakan di jalan raya Pantura, tepatnya di jalan Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan.

Alat itu diujicobakan pada 20 kendaraan yang melintas di antaranya 15 kendaraan roda dua dan lima kendaraan roda empat yang meliputi mobil pribadi dan bus angkutan antarprovinsi.

Dari hasil tes tersebut didapati lima kendaraan yang melebihi batas kecepatan maksimal.

Cara kinerja speed gun ini yaitu dengan menembakkan sinyal ke kendaraan yang sedang melaju, setelah itu sinyal akan diterima oleh aplikasi yang telah didownload di handphone sehingga akan tercatat kecepatan yang digunakan oleh kendaraan tersebut.

Apabila kendaraan tersebut melebihi batas kecepatan maksimal maka akan langsung dilakukan penindakan berupa tilang oleh anggota Satlantas Polres Gresik. did