SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Peledakan bom bunuh diri di depan Mapolrestabes Surabaya, diduga dilakukan oleh seorang wanita, dan pria serta seorang anak perempuan yang diduga masih berusia dibawah 12 tahun.

Dari pantauan SURABAYAPAGI.com di lokasi kejadian, dua motor yang mendekati pintu masuk di pintu masuk Polrestabes Surabaya, meledakkan sendiri.

Paska ledakan, terlihat ada seorang anak kecil yang diduga pelaku pemboman, masih berusaha bangkit dari lokasi ledakan. Anak kecil yang menggunakan kerudung warna kuning dan celana jins ini, sempoyongan dan bangkit sambil berpegangan mobil Avansa warna hitam.

Tak lama kemudian, anak yang selamat itu berusaha berjalan ke arah halaman dalam Polrestabes Surabaya.

Di lokasi tak jauh anak kecil tersebut, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal yang mengenakan kaos putih dan memakai rompi mencoba mengamankan anak terduga pelaku pemboman Polrestabes Surabaya.

Dengan sigap, AKBP Roni Faisal, alngsung membopong ke lokasi yang lebih aman. Polisi lulusan akpol 2000 itu bahkan tak menghiraukan keselamatannya sendiri demi menyelamatkan anak terduga pelaku bom bunhu diri tersebut

Sebelumnya, kejadian ini juga dibenarkan Polda Jatim. "Betul ada ledakan bom di Polrestabes Surabaya tadi pukul 08.50 WIB," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

"Ada penyerangan menggunakan kendaraan roda dua," lanjut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Frans memastikan ada korban dari anggota kepolisian. "Apakah itu meninggal dunia atau luka-luka, kami meminta rekan-rekan media menunggu," lanjutnya.


Laporan: Firman Komeng

Editor: Raditya M. Khadaffi