SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam keterangan pers di Mapolda Jatim, menyebut pelaku bom bunuh diri di gerbang Mapolrestabes Surabaya merupakan satu keluarga. Ada empat orang dewasa dan satu orang anak-anak.

"Pelaku bom bunuh diri di depan Mapolresta Surabaya sekeluarga," kata Tito di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

Jenderal Tito menambahkan, empat pelaku bom itu meninggal dunia. Sementara, satu orang lainnya yang merupakan anak berusia 8 tahun selamat. "Anak tersebut terlempar kemudian selamat. Kini sedang berada di rumah sakit," ujar dia.

Kapolri Tito juga menyebut, bahwa anak pelaku pembom Mapolrestabes Surabaya kelahiran tahun 2010. “Anak yang selamat itu kelahiran tahun 2010. Yah masih 8 tahun. Kita masih tenangkan dan rawat yang bersangkutan,” jelas Tito.

Terkait dengan identitas pelaku, Tito mengatakan masih dalam tahap penyidikan. "Fenomena serangan ini bukan pertama kali di dunia," tutur dia.

Laporan: Hendarwanto

Editor: Raditya M. Khadaffi