Sudjito

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dana Bantuan Partai Politik (Banpol) di Lamongan dari APBD 2018 sudah bisa diambil. Dana dengan total Rp 1 miliar lebih untuk 9 Partai Politik itu sudah bisa dicairkan secepatnya, asalkan ada pengajuan pencairan dari parpol yang bersangkutan.


Dana Banpol itu seperti disampaikan oleh Sudjito Kepala Kesbangpol 7 Lamongan, sudah bisa dicairkan semua parpol kecuali partai Persatuan Pembangunan (PPP)."Semua sudah bisa mengajukan pencairan kecuali partai PPP, yang kini masih terdapat sengketa internal kepengurusan, "terang Sudjito disela-sela acara sosialisasi pemilu beberapa hari yang lalu.


Karena menurutnya, di PPP Lamongan saat ini terdapat dua kubu kepengurusan, dimana kubu Samsuri cs mendapatkan SK kepengurusan dari DPW PPP Jatim, sementara dari kubu Na’im cs mendapatkan SK dari DPP."Karena masih sengketa apalagi sekarang masih proses persidangan di Pengadilan, sehingga kami tidak berani untuk memproses pencairan untuk PPP, sepanjang belum ada keputusan incrah,"jelasnya.


Meskipun lanjutnya, informasi yang ia dapat dalam Sipol KPU kepengurusan yang tercatat adalah kepengurusan dibawa komando Samsuri, namun pihaknya tidak mau gegabah memutuskan kepengurusan mana yang berhak mendapatkan dana Banpol, karena saat ini faktanya ada sengketa internal.


"Memang informasi di Sipol ketua PPP Lamongan pak Samsuri, tapi beberapa waktu lalu muncul SK kepengurusan Pak Na’im, kita akan konsultasikan sambil menunggu keputusan pengadilan, "kata Sudjito menambahkan.


Sementar itu terkait hak partai politik mendapatkan dana Banpol ini tambah Sudjito, setiap kursi dihargai Rp 1.501, sehingga setiap parpol nilainya tidak sama.


Sekedar diketahui, dalam Pileg 9 April 2014 lalu, Partai demokrat menjadi partai pemenang dengan memperoleh suara tertinggi yakni 146.037 dengan 10 kursi di DPRD periode 2014-2019.


Disusul kemudian oleh PKB dengan perolehan suara sebanyak 136.701. meski, perolehan suara PKB dibawah Demokrat, tapi tampaknya jumlah kursinya di DPRD nantinya sama dengan demokrat, yakni 10 kursi.

Setelah PKB partai pemenang ketiga adalah PDIP, dilanjut PAN, Golkar, Partai Gerindra, PPP, PKS, dan Hanura.jir