SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran anggota DPRD dan DPR RI dapil Jatim untuk memperluas arus dukungan bagi Calon Gubernur Saifullah Yusuf dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.


Instruksi itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang mengambil momentum ’Juni Bulan Bung Karno’ yang setiap tahun diperingati PDIP.


“Anggota legislatif kami memiliki basis konstituen jelas, yang dirawat bertahun-tahun. Harus dipastikan, bahwa semua konstituennya memilih Gus Ipul-Mbak Puti,” kata Hasto di aula DPD PDIP Jatim Jalan Kendangsari Industri, Surabaya, Senin (28/5/2018).


PDI Perjuangan, kata Hasto, mengambil tiga momentum penting, yang melatari penetapan Juni Bulan Bung Karno.


“Pertama, 1 Juni yang diperingati Hari Lahir Pancasila. Kedua, 6 Juni sebagai hari kelahiran Bung Karno tahun 1901. Dan, 21 Juni 1970 sebagai hari wafatnya Bung Karno,” imbuhnya.


Ia meminta seluruh jajaran PDIP dan anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPR RI untuk aktif menggelar kegiatan dengan melibatkan warga masyarakat. Hal itu dimaksudkan untuk sekaligus kampanyekan Cawagub Puti Guntur yang merupakan cucu Bung Karno.


“Terpenting lagi, kita promosikan habis-habisan Mbak Puti Guntur Soekarno sebagai calon pemimpin Jawa Timur, dengan mengambil momentum Juni Bulan Bung Karno,” kata Hasto.



Selain itu, Ketua Tim pemenangan Pilkada se-Jatim Ahmad Basarah mengatakan dengan majunya Puti di Pilgub Jatim artinya sama saja dengan turunnya nilai-nilai Bung Karnk untuk Jawa Timur. Maka penting untuk bekerja keras memenangkan paslon nomor urut dua.


“Mbak Puti adalah cucu langsung Bung Karno, sekaligus mewarisi ajaran-ajaran ideologis dari kakeknya,” kata Basarah yang juga Wakil Sekjen DPP PDIP.


Basarah juga menegaskan Jawa Timur adalah tempat bersejarah bagi Bung Karno. Di provinsi ini, Bung Karno lahir sebagai arek Suroboyo, di Jalan Pandean Peneleh Gang 4 nomor 40, Kota Surabaya.

Setelah dewasa, Bung Karno menjadi tokoh pergerakan, yang dimulai dari rumah indekos milik HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh 7/29, Kota Surabaya. Kemudian, Bung Karno meninggal dunia, dan dimakamkan di Kota Blitar.


“Jawa Timur adalah tempat yang historis bagi Bung Karno. Dan, saat ini, Mbak Puti tengah berjuang memenangkan Pilkada Jawa Timur,” tandasnya. qin