Polisi dan Dishub tengah mengecek kesiapan armada bus

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satlantas Polrestabes Surabaya beserta Dinas Perhubungan kota Surabaya melakukan sidak guna mengecek kesiapan armada angkutan lebaran tahun ini. Sasaran sidak kali ini dilakukan di PO Kalisari yang ada di jalan Ahmad Yani Surabaya.

Dalam sidak kali ini, kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pan Pandia bersama Kadishub kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat mengecek tiga aspek yakni kelengkapan dokumen sopir angkutan bus, kondisi armada bus dan juga kesehatan sopir dan kernet bus.

"Selain di kantor PO Kalisari ini kami juga akan lakukan sidak ke terminal Osowilangon Surabaya guna mencari tahu sejauh mana kesiapan angkutan mudik lebaran tahun ini," terang Pandia, Senin (4/6) siang.

Menurut Pandia, petugas, baik kepolisian maupun dinas perhubungan memiliki kewajiban untuk memastikan kelancaran mudik 2018.

"Ini kewajiban kami.memastikan jika sopir, kemudian kondisi bus yang akan mengangkut penumpang selama lebaran tahun ini sehat. Kami juga cek tadi kondiai ban, dan tidak ditemukan ban yang tidak standar, semua masih bagus. Kami mengantisipasi kemungkinan buruk selama perjalanan jadi kami wajibkan tiap perusahaan angkutan umum ini agar benar-benar memperhatikan armadanya dan para sopirnya," lanjut Pandia.

Sementara itu,Irvan Wahyu Drajat juga menjelaskan jika sidak semacam ini akan terus dilakukan hingga arus balik di terminal-terminal wilayah. Selain itu, menurut Irvan, setidaknya 1000 armada bus baik antar kota dalam provinsi maupun antar provinsi telah dinyatakan siap melayani penumpang hingga arus balik nanti.

"Dari data sudah ada sekitar 1000 armada yang siap, baik saat arus mudik maupun arus balik," beber Irvan.

Kadishub Kota Surabaya itu juga telah menyiapkan pos pengaduan terkait tarif dan pelayanan PO yang tak mentaati aturan yang telah ditetapkan.

"Kami sudah berikan aturan terkait tarif atas dan bawah, kecuali untuk bus patas ya, itu tarifnya tergantung pelayanan yang diberikan. Kalau memang ada bus ekonomi yang menyalahi tarif kami siapkan posko pengaduan di tiap terminal," pungkasnya.

Dari hasil sidak tersebut,kepolisian maupun dinas perhubungan kota Surabaya tidak menemukan adanya kejanggalan berarti. Termasuk saat melakukan tes kesehatan sekitar 23 sopir dan kernet bus yang dinyatakan sehat dan tak terindikasi mengkonsumsi zat berbahaya. fir