SURABAYAPAGI.com, Jember - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Senin (4/6/2018), mengajak insan kesehatan untuk menghadapai tantangan yang dihadapi oleh pancasila saat ini.

Saat ini, menurut Ahmad Basarah, Pancasila dikepung oleh ideologi transnasional. Ideologi ini masuk ke Indonesia dengan berbagai macam modus. Ideologi ini pun masuk dengan menggunakan kecanggihan teknologi informasi.

Tantangan itu bisa dihadapi oleh insan kesehatan. Ahmad Basarah yakin insan kesehatan merupakan umat beragama yang taat menjalankan perintah tuhan sekaligus.

“Mencintai tanah air adalah sebagian dari iman,” tutur Ahmad Basarah dalam pidatonya di RS Al Huda Genteng, Banyuwangi. “Antara keislaman dan keindonesiaan harus menjadi satu dalam bingkai Indonesia,” imbuh Basarah.

Wakil Ketua MPR RI DR Ahmad Basarah di RS Al Huda untuk bersilaturahmi dengan insan kesehatan di rumah sakit ini. Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR yang merupakan mantan pimpinan di rumah sakit ini juga hadir.

Silaturahmi dengan insan kesehatan itu digelar untuk memperingati Hari Lahir Pancasila ke-73, yang mengambil tema “Kita Pancasila: Bersatu, Berbagi, Berprestasi”.

Sementara itu, Bupati Faida menyampaikan amanat pendiri RS Al Huda, dr.Mustahar, untuk diingat dan dijalankan oleh insan kesehatan di rumah sakit ini.

“Mencari ridho Allah SWT,” ujar Bupati Faida menyebut amanat pertama pendiri RS Al Huda. Kedua, menjadi warga negara yang baik.

“Apabila manusia itu sudah kehilangan ideologi dan idealisme, maka manusia itu sudah kehilangan segalanya,” jelas bupati. “Meskipun punya pengetahuan, pengalaman, prestasi, dan kehebatan,” imbunya.

Pesan berikutnya terkait integritas. “Manusia itu berharga apabila mempunyai integritas yang baik dan penuh,” ujar bupati seraya mengatakan yakin insan kesehatan adalah insan yang mempunyai integritas tinggi.