Petugas personil Polres Gresik saat mendata langsung ke rumah-runah warga penderita katarak. (Ft. Mis/SP).

SURABAYAPAGI, Gresik - Kamiyah (65) dan Suraji (50), warga asal Gresik, akhirnya bisa bernafas lega. Impiannnya, untuk segera berobat akan segera terwujud.

Selain Kamiyah dan Suraji, ada sembilan warga Gresik lainnya bakal tertimpah rezeki berobat gratis. Kesembilan warga lainnya itu yakni, Ibdias Sakur (54), Dakir (64), Azzizah (55), Karsih (55), Supini (65), Simping (70), Wirjo (78), Sartik (55), Samsul (55).

Seperti diketahui, Kamiyah dan Suraji bersama sembilan warga lainnya diketahui menderita katarak. Namun mereka bekum bisa berobat karena keterbatasan biaya. Apalagi harus di operasi.

Gayung bersambut, ditengah masih adanya sebagian warga Kota Santri yang terbelit penyakit katarak dan belum bisa berobat akibat terkendala biaya, jajaran Polres Gresik justru mengadakan pengobatan operasi katarak secara gratis.

Kesebelas warga penderita katarak inipun, akhirnya mendapat perhatian pihak Polres Gresik untuk diberikan pengobatan gratis. Pengobatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan Polres Gresik dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-72.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, mengakui terdapat 11 penderita katarak akan mendapat pengobatan dan operasi gratis. Operasi tersebut akan dilaksanakan di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur pada tanggal 3 Juli 2018.

Masih Kapolres Gresik, kegiatan sosial yang pihaknya selenggarakan ini merupakan wujud pengabdian Korps Polri terhadap masyarakat. Dengan begitu, kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan dalam memberikan pelayanan, selain penindakan hukum.

”Pengabdian terhadap masyarakat bukan hanya sebatas melayani, mengayomi, dan melindungi. Tetapi kegiatan sosial juga merupakan bentuk pengabdian,” terang AKBP Wahyu.

Lebih lanjut AKBP Wahyu menuturkan bahwa dibalik jegiatan sosial melalui pemberian pengobatan gratis pada masyarakat termasuk operasi katarak karena kepolisian ingin mengurangi beban hidup masyarakat khususnya mereka yang kurang mampu.

"Kita berharap semoga dengan pengobatan gratis ini, mereka yang mengalami katarak bisa sembuh dan dapat melihat dengan normal kembali,” harap AKBP Wahyu. mis