Pelaku terekam CCTV di Stasiun Bangil.

SURABAYA PAGI.COM, Pasuruan- Pelarian (kaburnya) Abdullah pelaku bom Pogar, Bangil, terekam CCTV. Rekaman CCTV tersebut, kini jadi viral di Medsos. Abdullah kabur dari rumahnya setelah 4 bom panci dan bom lempar miliknya meledak. Hasil penelusuran petugas, Honda Astrea yang digunakan lari dititipkan di parkiran Stasiun Bangil.

Setelah itu pelaku kabur dengan menggunakan kendaraan lain. Apakah kendaraan umum atau bukan, masih dalam penyelidikan dan penelusuran petugas yang diterjunkan oleh Polda Jatim.

"Mudah-mudahan saja secepatnya dapat tertangkap. Doakan saja pelaku tertangkap. Kami yakin karena jaringannya sudah kami ketahui semua, " tegas Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin dalam jumpa pers, malam tadi.

Kata Kapolda, dalam penelusuran petugas, diketahui kalau pelaku kabur dengan menumpang motor bebek Honda Astrea miliknya. Setelah sampai di Stasiun Bangil, motor pelaku ditinggal disitu. Dia meneruskan pelariannya dengan menumpang kendaraan lain. "Kita masih telusuri, apakah pakai kendaraan umum atau ganti kendaraan lain. Tukang parkir yang kita mintai keterangan mengakui kalau yang nitip motor tersebut adalah orang yang bawa tas yang dikalungkan di dadanya. Ya itu orangnya, " kata Kapolda menirukan tukang parkir yang dimintai keterangannya.

Tapi karena tukang parkir tidak mengetahui kalau pelaku teroris, maka saat kabur lagi dibiarkan saja.

Sementara jika diamati dari gambar di CCTV, kemungkinan besar pelaku kabur ke arah timur. "Anggota tim kami masih terus melacaknya. Mudah-mudahan malam ini berhasil kami tangkap. Mohon doanya saja ya, " pungkas Kapolda yang didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Raydian K, pada wartawan.

Kapolda kepada Surabaya Pagi, menampik kalau polisi dikatakan selalu kecolongan. Apalagi dikatakan jika Intelejen kepolisian lemah. Kapolda juga tidak mau kalau dikatakan pelaku teroris lebih hebat kemampuannya.dir