Dialog di Balai Kelurahan Tembokrejo dihadiri Waka Polresta, Kompol Pratolo, Kapolsek Purworejo Kompol Gatot, Humas PT Wika, Feri Budi Santoso, Kepala Pelaksana PT Wika, Ardiansyah dan Lurah Tembokrejo, serta warga.

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Aksi blokir jalan menuju ke Bromo oleh warga Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan dan Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, akhirnya dikabulkan PT WIKA selaku pelaksana proyek tol Gempas (Gempol - Pasuruan).

Dialog di Balai Kelurahan Tembokrejo dihadiri Waka Polresta, Kompol Pratolo, Kapolsek Purworejo Kompol Gatot, Humas PT Wika, Feri Budi Santoso, Kepala Pelaksana PT Wika, Ardiansyah dan Lurah Tembokrejo, serta warga.

Dalam dialog, warga menuntut 4 hal. Yaitu, kendaraan truk tidak boleh masuk sebelum jalan diperbaiki. Lalu, penyiraman jalan harus sering dilakukan. Paling tidak sehari 10 kali. Berikutnya pihak tol harus memperhatikan kesehatan warga.

Dan terakhir, dampak ekonomi warga pemilik warung dan toko harus diperhatikan. Serta dampak psikologis warga yang rumahnya di pinggir jalan juga harus diperhatikan. Artinya, mereka harus diberi kompensasi.

Ketua Pelaksana Proyek Tol (PT Wika), Ardiansyah, mengatakan, menjamin dump truk tidak akan melintas di Jl KH. Mas Mansyur sebelum jalan diperbaiki.

Masalah debu, pihak tol akan menyiagakan kendaraan water tangki dibeberapa titik agar penyiraman akan lebih serong dilakukan. Namun Ardiansyah minta bantuan warga, untuk mengarahkan titik mana saja yang akan disiram.

Pihak tol berjanji akan memperhatikan masalah kesehatan warga dengan menyediakan dokter di balai desa, yang akan dijadwal dan dikoordinasikan warga.

Terkait dengan dampak ekonomi, Ardiansyah, perlu komunikasi langsung dengan pemilik warung dan toko, yang akan dijadwalkan lebih lanjut. Untuk dampak psikologis warga yang rumahnya berada di pinggir jalan, Ardiansyah akan mempelajarinya lebih dulu.

"Saya harus komunikasi dulu dengan pemilik warung dan toko. Supaya kami bisa memahami permasalahan mereka. Setelah itu mencari solusi terbaik serta menentukan bentuk perhatian kami lebih tepat," janjinya.

Warga sudah sepakat dengan janji lisan Kepala Pelaksana Proyek Jalan Tol, Ardiansyah. Wakapolres Kompol Pratolo, minta segera saja bisa ditindaklanjuti. "Mari kita kawal bersama pelaksanaannya, " tegas Pratolo. dir