Selaput mata yang memerah sering disebut sebagai subconjunctival bleeding. Keadaan ini tidak berbahaya, karena akan hilang sendirinya dalam waktu dua minggu.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tersebar kabar dan foto seseorang yang matanya merah karena pembuluh darah di matanya pecah.

Dalam kabar yang disebar melalui pesan berantai dan media sosial itu, disebutkan bahwa pembuluh darah di mata ini pecah karena sering main ponsel.

Selaput mata yang memerah sering disebut sebagai subconjunctival bleeding. Keadaan ini tidak berbahaya, karena akan hilang sendirinya dalam waktu dua minggu.

Subconjunctival Bleeding

Selaput mata memerah ini biasanya disebabkan karena beberapa hal, di antaranya menggosok mata dengan sangat kencang, ada kelainan darah, mengonsumsi pengencer darah, bisa juga disebabkan bersin atau batuk yang terlalu kencang.

Jadi, kabar yang tersebar itu adalah hoaks atau tidak benar.

Lalu Apakah Kita Boleh Sering-Sering Main Ponsel?

Meski tidak sampai membuat pembuluh darah di mata pecah, main ponsel tetap harus dibatasi.

Sering main ponsel bisa menyebabkan gangguan pada mata, seperti mata lelah dan kering. Pada anak-anak seperti kita, bisa menyebabkan rabun jauh atau menambah ukuran minus mata.

Nah, untuk menghindari gangguan mata, kita disarankan berhenti main ponsel jika mata terasa panas atau kepala terasa pusing. Sebaiknya simpan dulu ponsel atau gadgetmu, ya!