Pemerintah Kota Pasuruan menggelar lomba cipta menu salah satunya untuk menambah daftar menu kuliner khas Kota Pasuruan

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kota Pasuruan terus menggali potensi daerah guna mendukung Pasuruan Kota Pusaka. Salah satunya, potensi kuliner khas Kota Pasuruan. Harapannya, kuliner ini akan menjadi andalan untuk menarik wisatawan ke kota ini.

Untuk mewujudkan itu, Pemkot menggelar lomba cipta menu yang diselenggarakan di Pendopo Surga Surgi, Jl. Panglima Sudirman, Kota Pasuruan. Lomba cipta menu ini diikuti 34 peserta dari kelompok PKK kelurahan se-Kota Pasuruan.

Peserta wajib memakai bahan lokal dengan sentuhan kreasi dan inovasi bermacam olahan masakan. Hasil lomba, juri dari Direktur Gizi Propinsi Jatim memenangkan menu nasi jagung, telo ungu, gulai ikan pari, naget lele, sop kerang kunci dari kelompok PKK Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul.

Walikota Pasuruan, Drs. H.Setiyono, M.Si, dalam pidatonya, meminta hasil lomba cipta menu ini ditindak lanjuti oleh dinas terkait. "Saya minta, pemenang lomba cipta menu ini ada tindak lanjutnya dari dinas terkait. Dibina agar olahan makanannya bisa dijadikan makanan keseharian dan menambah daftar menu kuliner khas Kota Pasuruan, " pesan Walikota.

Masih kata Walikota, saat dirinya ikut pameran ke Moskow, Rusia, stan Kota Pasuruan paling banyak dikunjungi warga Moskow. Mereka membeli produk Kota Pasuruan. Ternyata orang Rusia suka produk makanan dan minuman (mamin) Kota Pasuruan.

"Mereka juga menyukai kerajinan tangan kita. Seperti, mainan anak-anak yang terbuat dari kayu, kalau diputar bisa bunyi, thong, thong, thong! Alat musik perkusi (ketipung) produksi Kelurahan Mayangan, juga habis terjual, " cerita Seriyono.

Lanjut Walikota, sayangnya sebagaian besar barang tersebut belum beredar di pasaran Negara Rusia. Yang sudah beredar hanya permen ting- ting jahe khas Kota Pasuruan.

"Ini peluang kita untuk lebih serius menjual produk- produk Kota Pasuruan. Baik maminnya atau kerajinannya. Kesempatan ini mestinya kita menjual potensi lain Kota Pasuruan," paparnya.

Dalam kesempatan itu Walikota sempat promosi letak geografisnya yang strategis. Kota Pasuruan yang berada di segi tiga emas dan jalur penyangga Kota Surabaya dan jalur ke Gunung Bromo, sangat pas untuk investasi usaha. "Mudah- mudahan mereka tertarik, dan investasi di Kota Pasuruan, " harap Walikota. (dir)