Nilai tukar rupiah terhadap USD perdagangan, Kamis (9/8) berdiri kokoh di zona hijau untuk meneruskan tren perbaikan saat IHSG tergelincir.

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terlihat tertahan di zona hijau pada level Rp14.422/USD. Posisi ini terdongkrak dari sebelumnya yang parkir di level Rp14.439/USD.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, Kamis (9/8/2018) berdiri kokoh di zona hijau untuk meneruskan tren perbaikan sejak kemarin. Penguatan mata uang Garuda mengiringi penyusutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah.

Posisi rupiah juga tak jauh berbeda menurut data Bloomberg, melaju ke level Rp14.409/USD atau tercatat semakin perkasa dari sebelumnya pada posisi Rp14.439/USD. Tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.395 hingga Rp14.438/USD.

Sementara menurut Yahoo Finance, rupiah membaik pada perdagangan sesi I di posisi Rp14.410/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.430/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.388-Rp14.435/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan jatuh usai kehilangan 3,35 poin atau 0,05% menjadi 6.091,48. Pada sesi pagi tadi, bursa saham Tanah Air dibuka tergelincir 0,17% setara 10,08 poin ke level 6.084,75 sedangkan kemarin IHSG terlihat menanjak lewat lonjakan 3,58 poin di posisi 6.094.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak variatif. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertambangan yang turun 0,52% diikuti sektor infrastruktur berkurang 0,23%. Sektor dengan kenaikan tertinggi yakni aneka industri sebesar 0.73%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,48 miliar dengan 4,32 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp25,29 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp961,04 miliar dan

aksi beli asing mencapai Rp986,34 miliar. Tercatat 181 saham naik, 170 turun dan 132 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES). Di sisi lain saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT BISI International Tbk. (BISI). jk